Maulid Nabi: Syair Pujian Jalaluddin Rumi kepada Rasulullah SAW
Kamis, 06 Oktober 2022 - 15:52 WIB
Siapa yang mampu mengawsi kita?
Sebelum turun ke dunia ini kita di surga.
Beteman para malaikat.
Di sanalah rumah kita yang sebenarnya, dan kita akan kembali ke sana.
Betapa jauh jarak mutiara murni alam kesucian dengan debu kotor dunia ini.
Tanpa hirau kehormatanmu, kau datang ke dunia rendah ini.
Ayo kemasi milikmu, ikat muatanmu.
Tempat ini bukan milik kita.
Kita harus pindah.
Kesempatan adalah teman kita.
Pengorbanan jiwa adalah tugas kita.
Dan pemimpin kafilah ini adalah Mustafa, Sang Nabi yang jadi kebanggaan alam semesta.
Mustafa, damai dan rahmat Allah baginya, sedemikian mulia hingga bulan pun tak berani menatap wajahnya dan bahkan terbelah.
Sebelum turun ke dunia ini kita di surga.
Beteman para malaikat.
Di sanalah rumah kita yang sebenarnya, dan kita akan kembali ke sana.
Betapa jauh jarak mutiara murni alam kesucian dengan debu kotor dunia ini.
Tanpa hirau kehormatanmu, kau datang ke dunia rendah ini.
Ayo kemasi milikmu, ikat muatanmu.
Tempat ini bukan milik kita.
Kita harus pindah.
Kesempatan adalah teman kita.
Pengorbanan jiwa adalah tugas kita.
Dan pemimpin kafilah ini adalah Mustafa, Sang Nabi yang jadi kebanggaan alam semesta.
Mustafa, damai dan rahmat Allah baginya, sedemikian mulia hingga bulan pun tak berani menatap wajahnya dan bahkan terbelah.
Lihat Juga :