3 Penyakit yang Merusak Peradaban Manusia, Nomor 1 Paling Berbahaya

Senin, 10 Oktober 2022 - 06:45 WIB
Di antara tiga penyakit hati yang memiliki bahaya paling dahsyat adalah hasad atau dengki. Foto ilustrasi/Ist
Di dalam jiwa manusia ada unsur energi negatif yang dapat merusak diri dan lingkungan sekitar. Jika dibiarkan, penyakit ini dapat merusak peradaban manusia di akhir zaman.

Imam Al-Ghazali dalam Kitab Bidayatul Hidayah menuturkan bahwa tiga penyakit hati ini sangat berbahaya. Ketiga penyakit ini selalu muncul dari masa ke masa, dari zaman ke zaman.

Tiga penyakit yang dimaksud yaitu: (1) Hasad (dengki dan iri hati), (2) Riya (pamer), dan (3) Ujub (angkuh, sombong atau berbangga diri). Ketiga penyakit ini akan membawa kebinasaan terhadap diri dan menjadai penyebab sifat-sifat tercela lainnya.

"Dari ketiga penyakit hati itu yang memiliki dampak paling dahsyat adalah hasad atau dengki," kata Dr H Thobib Al-Asyhar, Dosen Psikologi Islam pada Kajian Timur Tengah dan Islam, Sekolah Kajian Stratejik Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) dalam khutbah Jumatnya beberapa waktu lalu.

Bahaya Hasad Bagi Peradaban Manusia

Mengapa Hasad sangat berbahaya? Hasad adalah klaster problem jiwa yang memiliki dampak luar biasa bagi kehidupan diri, lingkungan, bahkan peradaban masyarakat. Betapa banyak perkelahian, percekcokan, dan peperangan fisik dengan saling membunuh dan meniadakan, diakibatkan oleh munculnya sikap dengki dan iri hati.

Rasulullah SAW mengingatkan manusia untuk menghindari penyakit hati ini. Beliau bersabda:

اِياَّ كُم وَالحَسَدَ فَاِنَّ الْحَسَدَ يَاْ كُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَاْ كُلُ النَّارُ الحَطَبَ

Artinya: "Jauhkanlah dirimu dari hasad karena sesungguhnya hasud itu memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api memakan kayu-bakar." (HR Abu Dawud)

Hasad adalah kejahatan energi tersembunyi yang dapat membahayakan manusia. Allah menyuruh kita untuk meminta perlindungan-Nya dari sifat ini sebagaiman firman-Nya dalam Surat Al-Falaq: "Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki." (QS Al-Falaq ayat 5)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!