Mengapa Seorang Muslimah Harus Menjaga Izzah dan Iffah? Begini Penjelasannya
Senin, 21 November 2022 - 10:15 WIB
إِنَّ بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ، يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِـي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا، اَلْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنَ الْقَائِمِ وَالْقَائِِمُ خَيْـرٌ مِنَ الْمَاشِي، وَالْمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنَ السَّاعِي، فَكَسِّرُوا قِسِيَّكُمْ وَقَطِّعُوا أَوْتَارَكُمْ وَاضْرِبُوا بِسُيُوفِكُمُ الْحِجَارَةَ، فَإِنْ دُخِلَ عَلَى أَحَدِكُمْ فَلْيَكُنْ كَخَيْرِ ابْنَيْ آدَمَ
"Sesungguhnya menjelang datangnya hari kiamat akan muncul banyak fitnah besar bagaikan malam yang gelap gulita. Pada pagi hari seseorang dalam keadaan beriman, dan menjadi kafir di sore hari. Di sore hari seseorang dalam keadaan beriman, dan menjadi kafir pada pagi hari. Orang yang duduk saat itu lebih baik daripada orang yang berdiri. Orang yang berdiri saat itu lebih baik daripada orang yang berjalan. Dan orang yang berjalan saat itu lebih baik daripada orang yang berlari. Maka patahkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian dan pukulkanlah pedang-pedang kalian ke batu. Jika salah seorang dari kalian dimasukinya (fitnah), maka jadilah seperti salah seorang anak Adam yang paling baik (Habil).’” (HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Hakim).
Seorang muslimah semestinya sadar bahwa hancurnya kaum Bani Israil yang pertama kali disebabkan oleh wanita, sesuai dengan sabda Rasulullaah Shallallahu 'alaihi wa sallam :
Dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu'anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda, “Sesungguhnya dunia ini manis dan indah. Dan sesungguhnya Allâh Azza wa Jalla menguasakan kepada kalian untuk mengelola apa yang ada di dalamnya, lalu Dia melihat bagaimana kalian berbuat. Oleh karena itu, berhati-hatilah terhadap dunia dan wanita, karena fitnah yang pertama kali terjadi pada Bani Israil adalah karena wanita.”
Pertanyaannya kemudian, apa yang kita cari dengan hijrahnya para muslimah dengan hijabnya? Benarkah berhijrah? Sudahkah menutup pintu fitnah? Atau bahkan justru membuka pintu fitnah untuk dirinya sendiri? Mereka para muslimah justru bermudah-mudahan mencari popularitas agar viral di dunia maya atau dunia nyata.
Hendaknya, dengan hijab dan niqab yang dipakai, harusnya muslimah memahami ilmu menjaga izzah (harga diri) dan iffah (menahan diri dari yang Allah murkai) sebagai wanita terhormat layaknya Ummahatul Mukminin Khadijah dan Ibunda Aisyah. Mereka terkenal dengan ilmu-ilmunya. Muslimah seharusnya bisa mencontoh keteladanan Ummahatul Mukminin. Ini agar muslimah bisa lebih menjaga izzah dan iffah dirinya, dengan tidak bermudah-mudahan berselfie, ber-wefie dan ber-groufie ria.
Sejatinya, hadis Nabi Shallalalahu alaihi wa sallam di atas adalah mengingatkan, bahwa apakah muslimah tidak sadar bahwa saat muslimah meng-upload foto bersama hewan peliharaannya atau menari-nari ria, di situlah iblis dan setan berperan serta menggerakkan hawa nafsunya agar muslimah bisa viral dengan hijab dan niqabnya.
Baca juga: Hati-hati, Muslimah Milenial Sangat Rentan Izzah dan Iffah
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :