Seni Menghadapi Bala' Ketika Menimpa Orang Beriman
Kamis, 01 Desember 2022 - 11:28 WIB
Musibah, cobaan, ujian, wabah, sakit, bencana, kematian itu adalah takdir Allah dan pilihan Allah untuk kita, Allah Maha Tahu tentang manfaat buat diri, keluarga, dan masyarakat, Allah Maha Adil dan Maha Bijaksana. Foto ilustrasi/ist
Ujian dalam bahasa arab disebut ibtila'. Kata ibtila' ini diambil dari kata kerja abtala'. Bentuk aslinya adalah bala'. Dalam Al-Qur'an, beberapa kali Allah Subhanahu wa Ta'ala menggunakan kata bala' dalam beberapa variasi kata.
Dalam Surat Al-Anbiya ayat 35 Allah berfirman :
"....Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan."
Baca juga: Tafsir Surat Al-Anbiya Ayat 35 Tentang Ujian
Dalam Surat Al-Baqarah ayat 124 Allah berfirman :
"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya.."
Dalam buku 'Raddul bala' bid du'a wadz dzikri was shodaqoti wal istighfar', karya Musthafa Syaikh Ibrahim Haqqi, menjelaskan bahwa bala dan perkara besar diturunkan Allah Ta'ala kepada orang mukmin untuk membuktikan sejauh mana kesabarannya. karena pada hakekatkanya bala' adalah ujian. Dan bisa juga berarti cobaan dan musibah . Bentuk bala' bisa berupa yang disenangi (kebaikan) atau yang tidak disenangi manusia (keburukan).
Ibtila' atau bala' atau ujian adalah salah satu sunnatullah yang berlaku atas pengemban dakwah Islam sejak dimulainya penciptaan manusia. Bala' adakalanya terasa sulit, akan tetapi Allah mengangkat derajat para nabi dan orang beriman dan menghapus kesalahan-kesalahan orang-orang salih itu dengan adanya ujian atau bala' tersebut.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Innaa lillahi wainnaailaihiraaji’uun” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah :155-157).
Dalam Surat Al-Anbiya ayat 35 Allah berfirman :
وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ...
"....Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan."
Baca juga: Tafsir Surat Al-Anbiya Ayat 35 Tentang Ujian
Dalam Surat Al-Baqarah ayat 124 Allah berfirman :
... وَإِذِ ٱبْتَلَىٰٓ إِبْرَٰهِۦمَ رَبُّهُ
"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya.."
Dalam buku 'Raddul bala' bid du'a wadz dzikri was shodaqoti wal istighfar', karya Musthafa Syaikh Ibrahim Haqqi, menjelaskan bahwa bala dan perkara besar diturunkan Allah Ta'ala kepada orang mukmin untuk membuktikan sejauh mana kesabarannya. karena pada hakekatkanya bala' adalah ujian. Dan bisa juga berarti cobaan dan musibah . Bentuk bala' bisa berupa yang disenangi (kebaikan) atau yang tidak disenangi manusia (keburukan).
Ibtila' atau bala' atau ujian adalah salah satu sunnatullah yang berlaku atas pengemban dakwah Islam sejak dimulainya penciptaan manusia. Bala' adakalanya terasa sulit, akan tetapi Allah mengangkat derajat para nabi dan orang beriman dan menghapus kesalahan-kesalahan orang-orang salih itu dengan adanya ujian atau bala' tersebut.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ ﴿١٥٥﴾ الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ ﴿١٥٦﴾ أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ
“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Innaa lillahi wainnaailaihiraaji’uun” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah :155-157).
Lihat Juga :