Surat Yusuf Ayat 74-75: Hukuman Bagi yang Terbukti Mencuri Barang Kerajaan

Minggu, 18 Desember 2022 - 22:03 WIB
Para pengawal kerajaan menantang pemberian hukuman kepada saudara-saudara Nabi Yusuf apabila terbukti mencuri. Foto/tangkapan layar film Nabi Yusuf
Ustaz Mukhlis Mukti Al-Mughni

Dai Lulusan Al-Azhar Mesir,

Yayasan Pustaka Afaf

Setelah saudara-saudara Nabi Yusuf melakukan pembelaan atas tuduhan mencuri barang kerajaan, maka terjadilah dialog antara mereka dengan para pengawal kerajaaan. Para pengawal menantang pemberian hukuman bagi pelakunya apabila terbukti mencuri.

Apa yang disampaikan para pengawal adalah siasat Nabi Yusuf 'alaihissalam untuk menguji saudara-saudaranya. Berikut lanjutan kisahnya dan hikmahnya:

قَالُوْا فَمَا جَزَاۤؤُهٗٓ اِنْ كُنْتُمْ كٰذِبِيْنَ


Artinya: "Mereka berkata: 'Tetapi apa balasannya (hukumannya) jika kamu betul-betul dusta?"

(QS Yusuf ayat 74)

Pesan dan Hikmah

1. Para pengawal kerajaan balik bertanya: "Apa balasannya jika kamu betul-betul pendusta?" seakan-akan sumpah mereka dipertanyakan dan diragukan, hingga saudara-saudara Nabi Yusuf ditantang dengan kalimat di atas.

2. Lagi-lagi siasat atau taktik tingkat tinggi dilakukan oleh Nabi Yusuf. Di atas orang alim ada lagi yang lebih alim. Waspada sombong dengan ilmu.

Kemudian saudara-saudara Nabi Yusuf merespons tantangan pengawal kerajaan itu pada Ayat 75 berikut:

قَالُوْا جَزَاۤؤُهٗ مَنْ وُّجِدَ فِيْ رَحْلِهٖ فَهُوَ جَزَاۤؤُهٗ ۗ كَذٰلِكَ نَجْزِى الظّٰلِمِيْنَ
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!