Kisah Abu Yazid Al-Busthami dan Masuk Islamnya 500 Pendeta Nasrani

Senin, 19 Desember 2022 - 21:04 WIB
Dalam Kitab Taqdiisul Asykhosh Fil Fikris Shufiy Jilid 1 diceritakan sutau hari seorang murid Syaikh Abu Yazid Al-Busthami pernah bertanya kepada beliau.

"Wahai guru, aku sudah beribadah 30 tahun lamanya. Aku sholat setiap malam dan puasa setiap hari, dan aku tinggalkan syahwatku. Tapi anehnya, aku belum menemukan pengalaman ruhani yang Guru ceritakan. Aku belum pernah saksikan apa pun yang Guru gambarkan," tanya murid itu.

Syaikh Abu Yazid menjawab: "Sekiranya kau puasa dan beribadah selama tiga ratus tahun pun, kau takkan mencapai satu butir pun dalam ilmu ini." Sang murid heran: "Mengapa begitu Tuan Guru?"

Syaikh Abu Yazid menjawab: "Karena kelihatannya engkau sedang memuji Allah 'Azza wa Jalla, padahal sebenarnya kau sedang memuji dirimu."

Nasihat Syaikh Abu Yazid ini menyimpan pelajaran berharga di antaranya, mengingatkan orang yang sering beribadah mudah terkena penyakit ujub dan takabur. Kemudian, beliau menganjurkan muridnya berlatih menjadi orang hina agar ego dan keinginan untuk menonjolkan diri dan dihormati segera hilang. Dan yang tersisa adalah perasaan tawadhu dan kerendah-hatian. Semoga kisah ini bermanfaat.

Baca Juga: Kisah Imam Abu Yazid Al-Busthami dan WC Umum

(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!