Rusaknya Hati Bermula dari 6 Perkara Ini, Nomor 5 Sering Tak Disadari
Senin, 19 Desember 2022 - 22:52 WIB
5. Tidak Ridho dengan Ketentuan Allah
Penyebab rusaknya hati berikutnya adalah tidak ridho dengan ketentuan dan takdir Allah. Ini sering tidak disadari banyak orang. Apabila rezekinya sedikit ia bekeluh kesah, bahkan menaruh prasangka buruk kepada Allah. Jika ia ditimpa musibah atau ujian berat, ia merasa dihinakan Allah. Apabila hidupnya susah, ia protes kepada Allah seakan-akan mengatakan Tuhan itu tidak adil. Na'udzubillah! Orang yang tidak ridho kepada Allah biasanya sering mengeluh, merasa kurang, hatinya gelisah, dan enggan bersyukur. Padahal nikmat dan musibah adalah ujian yang di dalamnya ada pahala besar bagi orang yang ridho. Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang ridho (kepada ketentuan Allah) maka Allah akan ridho kepadanya." (HR Tirmidzi)
6. Menguburkan Jenazah Tapi Tidak Mengambil Pelajaran Darinya
Poin keenam ini juga termasuk penyebab rusaknya hati. Sering menguburkan jenazah namun tidak mengambil pelajaran darinya. Selesai menguburkan jenazah, tidak ada sesuatu yang membekas padanya. Urusan menguburkan jenazah lewat begitu saja. Padahal, kematian adalah nasihat terbaik. Seperti disabdakan Nabi, liang kubur merupakan awal perjalanan akhirat. Jika seseorang selamat dari (azab)nya maka perjalanan selanjutnya akan lebih mudah. Namun jika ia tidak selamat dari nya maka selanjutnya akan lebih berat.
Demikian enam perkara yang menyebabkan rusaknya hati. Lalu, bagaimana cara kita menjaga hati agar tidak terkotori. Berikut pesan Rasulullah SAW :
عَنِ ابن عُمَرَ رَضَيِ اللٌهُ عَنهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلَيِ عَلَيهِ وَسَلٌمَ اِنٌ هذِهِ القُلُوبَ تَصدَأ الحَدِيدُ اِذَا أصَابَهُ المَاءُ، قِيلَ يَارَسُولَ اللٌهِ وَمَا جِلآوُهَا ؟ قَالَ كَثُرَةُ ذِكرِ الَموتِ وَتلآوَةُ القُرانِ. (رواه البيهقي في شعب الإيمان)
"Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma berkata bahwa Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya hati ini dapat berkarat sebagaimana berkaratnya besi bila terkena air." Beliau ditanya "Wahai Rasulullah, bagaimana cara membersihkannya? Rasulullah bersabda: "Memperbanyak mengingat maut dan membaca Al-Qur'an." (HR Al-Baihaqi)
Baca Juga: 5 Obat Hati, Salah Satunya Berkumpul dengan Orang-orang Saleh
Penyebab rusaknya hati berikutnya adalah tidak ridho dengan ketentuan dan takdir Allah. Ini sering tidak disadari banyak orang. Apabila rezekinya sedikit ia bekeluh kesah, bahkan menaruh prasangka buruk kepada Allah. Jika ia ditimpa musibah atau ujian berat, ia merasa dihinakan Allah. Apabila hidupnya susah, ia protes kepada Allah seakan-akan mengatakan Tuhan itu tidak adil. Na'udzubillah! Orang yang tidak ridho kepada Allah biasanya sering mengeluh, merasa kurang, hatinya gelisah, dan enggan bersyukur. Padahal nikmat dan musibah adalah ujian yang di dalamnya ada pahala besar bagi orang yang ridho. Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang ridho (kepada ketentuan Allah) maka Allah akan ridho kepadanya." (HR Tirmidzi)
6. Menguburkan Jenazah Tapi Tidak Mengambil Pelajaran Darinya
Poin keenam ini juga termasuk penyebab rusaknya hati. Sering menguburkan jenazah namun tidak mengambil pelajaran darinya. Selesai menguburkan jenazah, tidak ada sesuatu yang membekas padanya. Urusan menguburkan jenazah lewat begitu saja. Padahal, kematian adalah nasihat terbaik. Seperti disabdakan Nabi, liang kubur merupakan awal perjalanan akhirat. Jika seseorang selamat dari (azab)nya maka perjalanan selanjutnya akan lebih mudah. Namun jika ia tidak selamat dari nya maka selanjutnya akan lebih berat.
Demikian enam perkara yang menyebabkan rusaknya hati. Lalu, bagaimana cara kita menjaga hati agar tidak terkotori. Berikut pesan Rasulullah SAW :
عَنِ ابن عُمَرَ رَضَيِ اللٌهُ عَنهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلَيِ عَلَيهِ وَسَلٌمَ اِنٌ هذِهِ القُلُوبَ تَصدَأ الحَدِيدُ اِذَا أصَابَهُ المَاءُ، قِيلَ يَارَسُولَ اللٌهِ وَمَا جِلآوُهَا ؟ قَالَ كَثُرَةُ ذِكرِ الَموتِ وَتلآوَةُ القُرانِ. (رواه البيهقي في شعب الإيمان)
"Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma berkata bahwa Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya hati ini dapat berkarat sebagaimana berkaratnya besi bila terkena air." Beliau ditanya "Wahai Rasulullah, bagaimana cara membersihkannya? Rasulullah bersabda: "Memperbanyak mengingat maut dan membaca Al-Qur'an." (HR Al-Baihaqi)
Baca Juga: 5 Obat Hati, Salah Satunya Berkumpul dengan Orang-orang Saleh
(rhs)
Lihat Juga :