Anda Ingin Berhijrah? Inilah Bekal Persiapannya
Senin, 26 Desember 2022 - 10:34 WIB
Hakikat hijrah adalah meninggalkan apa yang dibenci oleh Allah menuju kepada hal yang dicintai oleh Allah Subhanahu wa taala. Foto ilustrasi/ist
Ada keinginan untuk berhijrah ? Hakikat hijrah adalah meninggalkan apa yang dibenci oleh Allah menuju kepada hal yang dicintai oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Sehingga ketika kita menyadari bahwa masa lalu kita membawa kita jauh dari ridho Allah, lalu kita ingin membuat perubahan karena keinginan kita untuk bisa kembali kepada Allah Ta'ala.
Baca juga: Bagaimana Menjalin Pertemanan Setelah Hijrah?
Maka, tentu ada banyak hal yang harus kita persiapkan dalam hijrah tersebut. Apa saja persiapannya? Berikut ulasan ustadzah Ummi Fairuz Ar-Rahbini, istri Buya Yahya dari Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon:
Agar masa lalu tidak menjadi penghalang untuk berhijrah , maka persiapkan hati dengan banyak memohon kepada Allah agar Allah memberi kepada kita kekuatan untuk bisa kembali ke jalan yang Allah ridhoi.
Kita harus siap untuk kehilangan, mungkin kita akan kehilangan sahabat atau perkumpulan-perkumpulan yang dulu selalu menemani kita dalam kemaksiatan dan hal tersebut tentu tidak mudah bagi kita dan mereka pun tidak akan mudah melepaskannya.
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabatnya ketika mereka berhijrah mereka pun mengorbankan banyak hal. Mereka harus meninggalkan Negeri yang mereka cinta.
Mereka harus berpisah dengan keluarga dan sahabat bahkan tidak sedikit yang kehilangan harta mereka. Dan kita harus sadar bahwa mungkin kita juga merasakan hal tersebut dan itu adalah risiko hijrah yang harus siap dihadapi.
Maka berupayalah untuk menjauh dengan teman-teman, perkumpulan dan juga sosial media yang akan bisa membawa kita terjerumus kembali. Tutup akses yang bisa menjadikan kita terhubung kembali dengan mereka.
Mulailah mencari teman-teman yang baru, perkumpulan yang baru dan juga memperbanyak menghadiri majelis –majelis ilmu yang akan membantu anda untuk bisa membangun kekuatan dalam diri anda untuk bisa tetap didalam kemuliaan. Cari hiburan dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, membaca kisah orang-orang saleh khususnya kisah orang-orang berhijrah ke jalan
Baca juga: Bagaimana Menjalin Pertemanan Setelah Hijrah?
Maka, tentu ada banyak hal yang harus kita persiapkan dalam hijrah tersebut. Apa saja persiapannya? Berikut ulasan ustadzah Ummi Fairuz Ar-Rahbini, istri Buya Yahya dari Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon:
Agar masa lalu tidak menjadi penghalang untuk berhijrah , maka persiapkan hati dengan banyak memohon kepada Allah agar Allah memberi kepada kita kekuatan untuk bisa kembali ke jalan yang Allah ridhoi.
Kita harus siap untuk kehilangan, mungkin kita akan kehilangan sahabat atau perkumpulan-perkumpulan yang dulu selalu menemani kita dalam kemaksiatan dan hal tersebut tentu tidak mudah bagi kita dan mereka pun tidak akan mudah melepaskannya.
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabatnya ketika mereka berhijrah mereka pun mengorbankan banyak hal. Mereka harus meninggalkan Negeri yang mereka cinta.
Mereka harus berpisah dengan keluarga dan sahabat bahkan tidak sedikit yang kehilangan harta mereka. Dan kita harus sadar bahwa mungkin kita juga merasakan hal tersebut dan itu adalah risiko hijrah yang harus siap dihadapi.
Maka berupayalah untuk menjauh dengan teman-teman, perkumpulan dan juga sosial media yang akan bisa membawa kita terjerumus kembali. Tutup akses yang bisa menjadikan kita terhubung kembali dengan mereka.
Mulailah mencari teman-teman yang baru, perkumpulan yang baru dan juga memperbanyak menghadiri majelis –majelis ilmu yang akan membantu anda untuk bisa membangun kekuatan dalam diri anda untuk bisa tetap didalam kemuliaan. Cari hiburan dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, membaca kisah orang-orang saleh khususnya kisah orang-orang berhijrah ke jalan
Lihat Juga :