5 Tipe Wanita Menurut Al-Qur'an, yang Mana Tipemu?

Kamis, 29 Desember 2022 - 09:34 WIB
Ada beberapa tipe wanita yang ada dalam Al-Quran serta sifat-sifat wanita yang harus dijauhi. Foto ilustrasi/ist
Sebagai muslimah, Al-Qur'an telah memberi tuntunan kepada orang yang beriman agar tidak salah dalam memiliki kepribadian tersebut, termasuk kepribadian mana yang diinginkan muslimah. Setidaknya ada lima tipe wanita yang disebutkan dalam Al-Qur’an.

Tipe apa saja, dan siapa saja contohnya, sudah sangat jelas tercantum dalam firman Allah Ta'ala tersebut? Dikutip dari ceramah Ustadzah Umi Pipik Dian Irawati, dijelaskan bahwa ada beberapa tipe wanita yang ada dalam Al-Qur'an serta sifat-sifat wanita yang harus dijauhi.

Baca juga: Kesetaraan Gender dalam Al-Qur'an, Nasaruddin Umar: Tak Menganut Paham The Second Sex



Tipe-tipe wanita ini, antara lain sebagai berikut:

1. Tipe pejuang

Al-Quran memberi contoh sosok Siti Asiyah binti Mahazim, istri Fir`aun. Meski hidup dalam keadaan terjepit antara suaminya dan iman, namun ia bisa keluar dari lubang jarum lewat perjuangan mempertahankan iman. Iamampu menjaga akidah dan harga dirinya sebagai seorang muslimah. Asiyah lebih memilih istana di surga daripada istana di dunia yang dijanjikan Fir’aun.

AllahTa'ala mengabadikan doa Asiyah dalam firmannya:

وَضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًا لِّلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱمْرَأَتَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ٱبْنِ لِى عِندَكَ بَيْتًا فِى ٱلْجَنَّةِ وَنَجِّنِى مِن فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِۦ وَنَجِّنِى مِنَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ


“Dan Allah menjadikan perempuan Fir’aun teladan bagi orang-orang beriman, dan ia berdo’a : Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisiMu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkan aku dari kaum yang dzalim.” (QS. At-Tahriim: 11)

2. Tipe wanita saleha yang menjaga kesucian dirinya

Tipe ini diwakili Maryam binti Imran. Hari-harinya ia isi dengan ketaatan kepada Allah. Ia pun sangat konsisten menjaga kesucian dirinya.

Firman Allah Ta'ala :

قَالَتْ أَنَّىٰ يَكُونُ لِى غُلَٰمٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِى بَشَرٌ وَلَمْ أَكُ بَغِيًّا


“Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!” demikian ungkap Maryam." (QS. Maryam: 20).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!