Tazkiyatun Nafs : Pentingnya Kejujuran pada Setiap Pasangan Suami Istri
Sabtu, 14 Januari 2023 - 18:27 WIB
Suami dan istri harus berlaku jujur dalam perkataan, perbuatan, ibadah dan dalam semua perkara. karena jujur merupakan bagian dari menyucian hati (tazkiyatun nafs). Foto istimewa
Tazkiyatun Nafs adalah menyucikan jiwa dan menjernihkan hati. Tazkiyatun nafs bisa diraih dengan akhlak yang mulia. Menyenangi zikir, berdoa, bertaubat, berbuat baik pada sesama, menjaga sholat, dan bersedekah adalah termasuk tazkiyatun nafs .
Menurut Imam Ibnu Taimiyah, diantara bagian dari tazkiyatun nafs adalah sikap jujur . Jujur harus hadir di tempat-tempat umum, terlebih lagi di lingkungan rumah tangga Islami. Antara suami dan istri harus saling jujur dan tidak gemar berdusta. Juga hubungan antara anak dan orang tuanya, harus dihiasi kejujuran.
Suami dan istri harus berlaku jujur dalam perkataan, perbuatan, ibadah dan dalam semua perkara. Jujur itu berarti selaras antara lahir dan batin, ucapan dan perbuatan, serta antara berita dan fakta.
Baca juga: Aktualisasi Akhlak Muslim, Jujur dalam Perkataan dan Perbuatan
Maksudnya, hendaklah suami istri terus berlaku jujur. Karena jika senantiasa jujur, maka itu akan membawa kepada al-birr (yakni melakukan segala kebaikan), dan kebaikan itu akan membawa ke surga yang merupakan puncak keinginan, sebagaimana Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
"Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan.” (Al-Infithâr : 13)
Allâh Azza wa Jalla juga berfirman :
"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allâh, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar”. (At-Taubah : 119)
Menurut Imam Ibnu Taimiyah, diantara bagian dari tazkiyatun nafs adalah sikap jujur . Jujur harus hadir di tempat-tempat umum, terlebih lagi di lingkungan rumah tangga Islami. Antara suami dan istri harus saling jujur dan tidak gemar berdusta. Juga hubungan antara anak dan orang tuanya, harus dihiasi kejujuran.
Suami dan istri harus berlaku jujur dalam perkataan, perbuatan, ibadah dan dalam semua perkara. Jujur itu berarti selaras antara lahir dan batin, ucapan dan perbuatan, serta antara berita dan fakta.
Baca juga: Aktualisasi Akhlak Muslim, Jujur dalam Perkataan dan Perbuatan
Maksudnya, hendaklah suami istri terus berlaku jujur. Karena jika senantiasa jujur, maka itu akan membawa kepada al-birr (yakni melakukan segala kebaikan), dan kebaikan itu akan membawa ke surga yang merupakan puncak keinginan, sebagaimana Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ
"Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan.” (Al-Infithâr : 13)
Allâh Azza wa Jalla juga berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allâh, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar”. (At-Taubah : 119)
Lihat Juga :