Mimpi Bertemu Nabi SAW Berkat Istiqamah Bersalawat

Berdzikir dan bersalawat kepada Nabi SAW adalah perkara yang sangat dianjurkan. Sebelum memerintahkan kita bersalawat Allah SWT telah bersalawat terlebih dulu disertai para malaikat. Begitu pentingnya bersalawat sampai-sampai Allah mencontohkan langsung.

Saking pentingnya salawat juga terefleksi dalam bacaan salat. Salat kita tidak sah tanpa bacaan salawat. Maka, tak heran memperbanyak salawat dengan penuh keihlasan berbuah balasan luar biasa, yaitu mimpi bertemu Rasulullah.

Berikut Tausyiah Ramadan bersama Ustaz Sahlun Efendi.

(sir)
cover top ayah
لَـتَجِدَنَّ اَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِّـلَّذِيۡنَ اٰمَنُوا الۡيَهُوۡدَ وَالَّذِيۡنَ اَشۡرَكُوۡا‌ ۚ وَلَـتَجِدَنَّ اَ قۡرَبَهُمۡ مَّوَدَّةً لِّـلَّذِيۡنَ اٰمَنُوا الَّذِيۡنَ قَالُوۡۤا اِنَّا نَصٰرٰى‌ ؕ ذٰ لِكَ بِاَنَّ مِنۡهُمۡ قِسِّيۡسِيۡنَ وَرُهۡبَانًا وَّاَنَّهُمۡ لَا يَسۡتَكۡبِرُوۡنَ‏
Pasti akan kamu dapati orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan pasti akan kamu dapati orang yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya kami adalah orang Nasrani.” Yang demikian itu karena di antara mereka terdapat para pendeta dan para rahib, (juga) karena mereka tidak menyombongkan diri.

(QS. Al-Maidah:82)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!