15 Peristiwa Penting Bulan Rajab: Isra Mi'raj hingga Runtuhnya Turki Utsmani
Jum'at, 27 Januari 2023 - 05:10 WIB
loading...
Peristiwa penting di bulan Rajab tak hanya Isra Miraj dan perubahan kiblat. Ada banyak peristiwa penting lainnya seperti pembebasan Baitul Maqdis, wafatnya beberapa ulama besar hingga runtuhnya Kesultanan Turki Utsmani. Foto/Ist
A
A
A
Peristiwa penting bulan Rajab perlu diketahui kaum muslim untuk menambah khazanah pengetahuan kita. Tak hanya Isra Mi'raj dan perubahan kiblat, ada banyak peristiwa penting lainnya seperti mengandungnya Sayyidah Aminah, turunnya perintah sholat 5 waktu, hingga runtuhnya Kesultanan Turki Utsmani.
Sebagai bulan haram, Rajab tergolong istimewa karena dimuliakan Allah. Para ulama mengatakan, Rajab merupakan pintu gerbang untuk memasuki bulan Suci Ramadhan. Maka perbanyaklah beramal saleh dan istighfar di bulan ini.
Orang-orang Arab masa dulu sangat menghormati bulan Rajab. Salah satunya tidak melakukan peperangan atau pertumpahan darah pada bulan ini. Rajab merupakan bulan ke-7 dalam kalender Hijriyah (Qomariyah).
Pada bulan ini banyak terjadi peristiwa penting dalam sejarah peradaban Islam. Berikut daftar peristiwa penting di bulan Rajab :
1. Sayyidah Aminah Mengandung Nabi Muhammad SAW
Salah satu peristiwa penting di bulan Rajab adalah awal mula cahaya kenabian Rasulullah SAW diletakkan di rahim ibundanya, Sayyidah Aminah. Syaikh Yusuf bin Ismail an-Nabhani dalam kitabnya "Al-Anwârul Muḫamamdiyah", ketika hendak 'menitipkan' Nabi Muhammad dalam rahim Ibunda Aminah pada malam Jumat di bulan Rajab, Allah memerintahkan Malaikat Ridwan (penjaga pintu surga) untuk membuka pintu Surga Firdaus sebagai bentuk penghormatan.
2. Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
Isra Mi'raj Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam adalah peristiwa agung yang terjadi pada bulan Rajab. Rasulullah SAW diperjalankan oleh Allah dari Masjidi Haram Mekkah menuju Masjid Al-Aqsha di Palestina. Kemudian beliau dinaikkan ke langit melewati tujuh lapis langit dan menghadap Allah Ta'ala.
Peristiwa yang terjadi pada malam 27 Rajab ini diabadikan dalam Al-Qur'an:
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آَيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya: "Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat." (QS Al-Isra' ayat 1)
3. Turunnya Syariat Sholat 5 Waktu
Rajab juga dikenal sebagai bulan diturunkannya perintah sholat 5 waktu. Syariat ini diturunkan bertepatan dengan peristiwa Isra' Mi'raj Nabi. Allah mewajibkan umat Rasulullah SAW untuk mengerjakan sholat fardhu 5 waktu. Awalnya Allah mewajibkan sholat 50 waktu dalam sehari semalam. Nabi Musa menyarankan Rasulullah agar meminta keringanan kepada Allah. Allah kemudian mengabulkan permintaan Rasulullah dan mewajibkan 5 waktu saja, yaitu Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.
Sebagai bulan haram, Rajab tergolong istimewa karena dimuliakan Allah. Para ulama mengatakan, Rajab merupakan pintu gerbang untuk memasuki bulan Suci Ramadhan. Maka perbanyaklah beramal saleh dan istighfar di bulan ini.
Orang-orang Arab masa dulu sangat menghormati bulan Rajab. Salah satunya tidak melakukan peperangan atau pertumpahan darah pada bulan ini. Rajab merupakan bulan ke-7 dalam kalender Hijriyah (Qomariyah).
Pada bulan ini banyak terjadi peristiwa penting dalam sejarah peradaban Islam. Berikut daftar peristiwa penting di bulan Rajab :
1. Sayyidah Aminah Mengandung Nabi Muhammad SAW
Salah satu peristiwa penting di bulan Rajab adalah awal mula cahaya kenabian Rasulullah SAW diletakkan di rahim ibundanya, Sayyidah Aminah. Syaikh Yusuf bin Ismail an-Nabhani dalam kitabnya "Al-Anwârul Muḫamamdiyah", ketika hendak 'menitipkan' Nabi Muhammad dalam rahim Ibunda Aminah pada malam Jumat di bulan Rajab, Allah memerintahkan Malaikat Ridwan (penjaga pintu surga) untuk membuka pintu Surga Firdaus sebagai bentuk penghormatan.
2. Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
Isra Mi'raj Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam adalah peristiwa agung yang terjadi pada bulan Rajab. Rasulullah SAW diperjalankan oleh Allah dari Masjidi Haram Mekkah menuju Masjid Al-Aqsha di Palestina. Kemudian beliau dinaikkan ke langit melewati tujuh lapis langit dan menghadap Allah Ta'ala.
Peristiwa yang terjadi pada malam 27 Rajab ini diabadikan dalam Al-Qur'an:
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آَيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya: "Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat." (QS Al-Isra' ayat 1)
3. Turunnya Syariat Sholat 5 Waktu
Rajab juga dikenal sebagai bulan diturunkannya perintah sholat 5 waktu. Syariat ini diturunkan bertepatan dengan peristiwa Isra' Mi'raj Nabi. Allah mewajibkan umat Rasulullah SAW untuk mengerjakan sholat fardhu 5 waktu. Awalnya Allah mewajibkan sholat 50 waktu dalam sehari semalam. Nabi Musa menyarankan Rasulullah agar meminta keringanan kepada Allah. Allah kemudian mengabulkan permintaan Rasulullah dan mewajibkan 5 waktu saja, yaitu Subuh, Zuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.
Lihat Juga :