Cerita tentang Penyaliban Nabi Isa Menurut Tharick Chehab
Jum'at, 27 Januari 2023 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
5. Bagaimanakah keadaan Yesus pada malam itu? ... Matius berkata bahwa Yesus ketakutan dan sujud dalam sembahyang sambil berdoa: "Bapaku, jikalau boleh, biarlah kiranya cawan ini lepas dari padaku ..."
"Tidak dapat dipercaya bahwa kata-kata demikian ke luar dari seorang mukmin, apalagi seorang Nabi Allah, sebab semua mu'minin percaya bahwa Allah berkuasa atas segala-galanya ..."
6. Bagaimanakah keadaan hawarinya yang sebelas? Matius barkata: "Mereka itu tertidur pada malam yang naas sedang bersama-sama dengan Gurunya di Gethsemani..."
7. Apakah Yesus senang dengan keadaan para hawarinya? Matius berkata dalam ayat 40 s/d 46: Beliau tidak senang. Beliau sering datang kepada mereka untuk membangunkan dan berkata: "Berjagalah dan berdoalah supaya jangan kamu kena percobaan; sesungguhpun hati berkehendak, tetapi tubuh lemah." Apabila ia kembali lagi, didapatinya mereka itu tertidur pula, lalu dibangunkannya serta mengulangi permohonan itu juga ...
8. Apakah mereka menolong Yesus ketika para musuhnya menangkapnya? Matius berkata bahwa para hawari lari meninggalkan Yesus...
9. Apakah pada malam itu Yesus dapat percaya kepada para hawarinya? Matius berkata bahwa Yesus telah memberitahukan kepada mereka bahwa mereka sekalian akan lari meninggalkannya ... "Sesungguhnya aku berkata kepadamu, bahwa pada malam ini juga, sebelum ayam berkokok kelak, engkau sudah menyangkali aku tiga kali. Maka kata Petrus kepadanya: "Biarpun hamba mati bersama-sama dengan tuhan, sekali-kali tiada hamba akan menyangkali tuhan."
Baca juga: Kisah Kematian Dajjal yang Dibunuh Nabi Isa
Demikian juga kata sekalian murid itu pun ... Begitulah yang terjadi, dan ini serta kelemahan-kelemahan tersebut diatas tidak dapat menggambarkan murid-murid yang ikhlas dari seorang guru biasa apalagi para hawari Yesus ...
10. Siapa akhirnya memutuskan hukuman mati bagi Yesus? ... Matius berkata: Dialah Pontius Pilatus, seorang Greka Romawi, yang ketika itu adalah gubernur di Palestina...
11. Ketika musuh-musuh Yesus membawa beliau ke hadapan gubernur dan memberitahukan kepadanya bahwa hakim orang-orang Yahudi menghukum mati bagi Yesus dengan penyaliban menurut Undang-undang Torat, apakah gubernur percaya mereka tanpa memeriksa? Matius berkata bahwa gubernur tidak percaya, tetapi bertanya kepada Yesus: "Apakah engkau rajanya orang-orang Yahudi?" Dan Yesus menjawabnya: "Paduka yang mengatakan."
Dan ketika imam besar dan para sesepuh menuduhnya, beliau tidak menjawab sama sekali. Lalu Pilatus berkata kepadanya: "Dengarlah engkau berapa banyak hal yang dituduh terhadap engkau?"
"Tidak dapat dipercaya bahwa kata-kata demikian ke luar dari seorang mukmin, apalagi seorang Nabi Allah, sebab semua mu'minin percaya bahwa Allah berkuasa atas segala-galanya ..."
6. Bagaimanakah keadaan hawarinya yang sebelas? Matius barkata: "Mereka itu tertidur pada malam yang naas sedang bersama-sama dengan Gurunya di Gethsemani..."
7. Apakah Yesus senang dengan keadaan para hawarinya? Matius berkata dalam ayat 40 s/d 46: Beliau tidak senang. Beliau sering datang kepada mereka untuk membangunkan dan berkata: "Berjagalah dan berdoalah supaya jangan kamu kena percobaan; sesungguhpun hati berkehendak, tetapi tubuh lemah." Apabila ia kembali lagi, didapatinya mereka itu tertidur pula, lalu dibangunkannya serta mengulangi permohonan itu juga ...
8. Apakah mereka menolong Yesus ketika para musuhnya menangkapnya? Matius berkata bahwa para hawari lari meninggalkan Yesus...
9. Apakah pada malam itu Yesus dapat percaya kepada para hawarinya? Matius berkata bahwa Yesus telah memberitahukan kepada mereka bahwa mereka sekalian akan lari meninggalkannya ... "Sesungguhnya aku berkata kepadamu, bahwa pada malam ini juga, sebelum ayam berkokok kelak, engkau sudah menyangkali aku tiga kali. Maka kata Petrus kepadanya: "Biarpun hamba mati bersama-sama dengan tuhan, sekali-kali tiada hamba akan menyangkali tuhan."
Baca juga: Kisah Kematian Dajjal yang Dibunuh Nabi Isa
Demikian juga kata sekalian murid itu pun ... Begitulah yang terjadi, dan ini serta kelemahan-kelemahan tersebut diatas tidak dapat menggambarkan murid-murid yang ikhlas dari seorang guru biasa apalagi para hawari Yesus ...
10. Siapa akhirnya memutuskan hukuman mati bagi Yesus? ... Matius berkata: Dialah Pontius Pilatus, seorang Greka Romawi, yang ketika itu adalah gubernur di Palestina...
11. Ketika musuh-musuh Yesus membawa beliau ke hadapan gubernur dan memberitahukan kepadanya bahwa hakim orang-orang Yahudi menghukum mati bagi Yesus dengan penyaliban menurut Undang-undang Torat, apakah gubernur percaya mereka tanpa memeriksa? Matius berkata bahwa gubernur tidak percaya, tetapi bertanya kepada Yesus: "Apakah engkau rajanya orang-orang Yahudi?" Dan Yesus menjawabnya: "Paduka yang mengatakan."
Dan ketika imam besar dan para sesepuh menuduhnya, beliau tidak menjawab sama sekali. Lalu Pilatus berkata kepadanya: "Dengarlah engkau berapa banyak hal yang dituduh terhadap engkau?"
Lihat Juga :