Nabi Isa Mendakwahkan Keesaan Tuhan, Begini Penjelasan Tharick Chehab
Senin, 30 Januari 2023 - 17:51 WIB
loading...
Nabi Isa senantiasa mendakwahkan keesaan Allah SWT. Foto/Ilustrasi: ist
A
A
A
Prof HS Tharick Chehab dalam bukunya berjudul "Alkitab (Bible) Sejarah Terjadinya dan Perkembangannya Serta Hal-hal yang Bersangkutan" (Mutiara Jakarta), menunjukkan beberapa dalil dalam Bible bahwa Yesus adalah seorang hamba Allah Taala. Beliau senantiasa mendakwahkan keesaan Tuhan.
Tharick Chehab mencontohkan, dalam Matius 23:8 dijelaskan, "Tetapi janganlah kamu ini dipanggil orang "Guru Besar" karena Satu sahaja Guru kamu kendatipun Kristus, maka kamu sekalian ini bersaudara"
Menurutnya, di sini jelaslah terbukti bahwa Yesus adalah hamba Allah, dan hanya ada satu guru, yaitu Dia adalah Allah. Selain itu, di dalam Matius 23:9 berbunyi, "Dan janganlah kamu memanggil "Bapa" akan barang seorang pun di dalam dunia ini, karena Satu sahaja Bapa kamu, yaitu yang ada di surga ."
Tharick Chehab menjelaskan dari ayat ini kita dapat mengerti bahwa "bapa dan anak" hanya mengandung maksud akan hubungan Tuhan dan para hambaNya dalam makna umum, dan bukannya hanya bagi Yesus.
Baca juga: Tanah Suci Milik Siapa? Begini Analisis Tharick Chehab
Selanjutnya, Matius 24:36 - "Tetapi akan hari dan ketikanya tiada diketahui oleh seorang juapun, meskipun malaikat yang di surga atau anak itu, melainkan hanya Bapa sahaja."
Dengan lain kata, ujar Tharick Chehab, pengetahuan Yesus tidak sempurna seperti halnya dengan lain-lain orang, dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui.
Dallam Matius 26:39 juga disebutkan, "Maka berjalanlah Ia (Yesus) ke hadapan sedikit, lalu sujudlah Ia berdoa, katanya: "Ya Bapaku, jikalau boleh, biarlah kiranya cawan ini lepas dari padaku ..."
Teranglah bahwa Yesus tidak mengetahui kehendak Ilahi, kata Tharick Chehab, dan kita melihat bahwa beliau adalah seorang hamba Allah, dan semata-mata Allah-lah yang dapat menyebabkan perubahan.
Penghimpunan dari Bible
Tharick Chehab mencontohkan, dalam Matius 23:8 dijelaskan, "Tetapi janganlah kamu ini dipanggil orang "Guru Besar" karena Satu sahaja Guru kamu kendatipun Kristus, maka kamu sekalian ini bersaudara"
Menurutnya, di sini jelaslah terbukti bahwa Yesus adalah hamba Allah, dan hanya ada satu guru, yaitu Dia adalah Allah. Selain itu, di dalam Matius 23:9 berbunyi, "Dan janganlah kamu memanggil "Bapa" akan barang seorang pun di dalam dunia ini, karena Satu sahaja Bapa kamu, yaitu yang ada di surga ."
Tharick Chehab menjelaskan dari ayat ini kita dapat mengerti bahwa "bapa dan anak" hanya mengandung maksud akan hubungan Tuhan dan para hambaNya dalam makna umum, dan bukannya hanya bagi Yesus.
Baca juga: Tanah Suci Milik Siapa? Begini Analisis Tharick Chehab
Selanjutnya, Matius 24:36 - "Tetapi akan hari dan ketikanya tiada diketahui oleh seorang juapun, meskipun malaikat yang di surga atau anak itu, melainkan hanya Bapa sahaja."
Dengan lain kata, ujar Tharick Chehab, pengetahuan Yesus tidak sempurna seperti halnya dengan lain-lain orang, dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui.
Dallam Matius 26:39 juga disebutkan, "Maka berjalanlah Ia (Yesus) ke hadapan sedikit, lalu sujudlah Ia berdoa, katanya: "Ya Bapaku, jikalau boleh, biarlah kiranya cawan ini lepas dari padaku ..."
Teranglah bahwa Yesus tidak mengetahui kehendak Ilahi, kata Tharick Chehab, dan kita melihat bahwa beliau adalah seorang hamba Allah, dan semata-mata Allah-lah yang dapat menyebabkan perubahan.
Penghimpunan dari Bible
Lihat Juga :