3 Organisasi Islam Tertua dan Terbesar di Indonesia
Minggu, 12 Februari 2023 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
Berbeda dengan organisasi lainnya, Persis adalah sebuah organisasi yang tidak terlalu berminat menambah jumlah anggotanya. Pembentukan cabang atau pun kepengurusannya tergantung pada inisiatif peminat semata dan bukan instruksi dari pusat.
3. Nahdlatul Ulama (NU)
Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi Islam tertua dan terbesar di Indonesia. NU lahir di Surabaya pada tanggal 16 Rajab 1344 H atau bertepatan 31 Januari 1926 Masehi.
Organisasi ini didirikan oleh beberapa tokoh ulama seperti, KH Hasyim Asy'ari, KH Wahab Hasbullah dan para ulama lainnya ketika upaya reformasi mulai meluas. Dalam sejarahnya, pendirian NU tidak dapat dipisahkan dari paham Ahlus Sunnah wal Jama'ah (Aswaja). Ajaran ini bersumber dari Al-Qur'an, Sunnah, dan Ijma (kesepakatan para ulama) dan Qiyas.
Seperti halnya Muhammadiyah, NU juga berkembang pesat di Indonesia. Terlebih dalam bidang pendidikan, NU telah mendominasi berbagai pondok pesantren di Indonesia.
Berkembangnya NU sebagai organisasi Islam tak luput dari peran para ulama dan pengurus yang tersebar di pusat, wilayah, daerah, sampai dengan kepengurusan ranting.
Selain tiga organisasi di atas, ada beberapa organisasi Islam tertua yang populer di daerah. Seperti Al-Irsyad yang masyhur di Jakarta didirikan pada Tahun 1913. Organisasi Al-Washliyah yang berdiri Tahun 1930, tersebar di Sumatera Utara, Riau, Aceh dan Jawa Barat.
Kemudian, organisasi Alkhairat berpusat di Palu, Sulawesi Tengah, didirikan Tahun 1930. Nahdlatul Wathan lahir Tahun 1953 di NTB. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), berdiri di Yogyakarta Tahun 1947 dan masih banyak lainnya.
Baca Juga: Sejarah Nahdlatul Ulama, Lahir dari Pergulatan Pemikiran Para Kiai
3. Nahdlatul Ulama (NU)
Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi Islam tertua dan terbesar di Indonesia. NU lahir di Surabaya pada tanggal 16 Rajab 1344 H atau bertepatan 31 Januari 1926 Masehi.
Organisasi ini didirikan oleh beberapa tokoh ulama seperti, KH Hasyim Asy'ari, KH Wahab Hasbullah dan para ulama lainnya ketika upaya reformasi mulai meluas. Dalam sejarahnya, pendirian NU tidak dapat dipisahkan dari paham Ahlus Sunnah wal Jama'ah (Aswaja). Ajaran ini bersumber dari Al-Qur'an, Sunnah, dan Ijma (kesepakatan para ulama) dan Qiyas.
Seperti halnya Muhammadiyah, NU juga berkembang pesat di Indonesia. Terlebih dalam bidang pendidikan, NU telah mendominasi berbagai pondok pesantren di Indonesia.
Berkembangnya NU sebagai organisasi Islam tak luput dari peran para ulama dan pengurus yang tersebar di pusat, wilayah, daerah, sampai dengan kepengurusan ranting.
Selain tiga organisasi di atas, ada beberapa organisasi Islam tertua yang populer di daerah. Seperti Al-Irsyad yang masyhur di Jakarta didirikan pada Tahun 1913. Organisasi Al-Washliyah yang berdiri Tahun 1930, tersebar di Sumatera Utara, Riau, Aceh dan Jawa Barat.
Kemudian, organisasi Alkhairat berpusat di Palu, Sulawesi Tengah, didirikan Tahun 1930. Nahdlatul Wathan lahir Tahun 1953 di NTB. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), berdiri di Yogyakarta Tahun 1947 dan masih banyak lainnya.
Baca Juga: Sejarah Nahdlatul Ulama, Lahir dari Pergulatan Pemikiran Para Kiai
(rhs)
Lihat Juga :