Belum Qadha Puasa Ramadhan? Yuk Tuntaskan di Bulan Syaban Ini!

Rabu, 22 Februari 2023 - 09:24 WIB
loading...
A A A
وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْر


"Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.(Qs.al-Baqarah : 185)

"Jadi, tidak masalah jika mengqadha puasa dilakukan secara terpisah, tidak berurutan dan tidak berkesinambungan,"ungkap Ustadz Amar Abdullah bin Syakir yang aktif di Yayasan Hisbah ini.

Abu Hurairah radhiyallahu'anhu berkata, “Jika mau, dia boleh mengqadha secara berselang-selang.”

Demikian pula yang dikemukakan oleh imam Ahlus Sunnah, Ahmad bin Hanbal. Abu Dawud di dalam Masaa-ilnya (hal.95) berkata : “Aku pernah mendengar Ahmad (bin Hanbal) ditanya tentang qadha’ puasa Ramadhan, maka dia menjawab, ‘Jika mau, boleh diqadha secara terpisah; jika mau, dia boleh diqadha berurutan.”

Tentunya, pilihan ini dilakukan selama waktu mengqadha puasa Ramadhan masih lapang. Namun, jika waktu yang tersedia untuk mengqadhanya mengharuskan kita melakukan puasa qadha secara berurutan dan berkesinambungan maka kita harus melakukannya secara berurutan dan berkesinambungan.

Misalnya, di bulan Ramadhan tahun lalu Anda mempunyai hutang puasa 6 hari, misalnya, sementara waktu yang tersedia untuk mengqadhanya di bulan Syaban ini tinggal 6 hari saja, maka Anda harus melakukan qadha puasa Anda secara berurutan dan berkesinambungan.

"Karena, jika Anda tidak melakukannya dengan cara demikian itu, niscaya Anda akan menyisakan sebagian dari kewajiban Anda. Anda masih menanggung hutang puasa. Berbeda ketika Anda melakukan qadha dengan cara berurutan dan berkesinambungan. Niscaya, begitu Anda memasuki bulan Ramadhan berikutnya, Anda tidak lagi memikul hutang puasa Ramadhan sebelumnya,"ujarnya.

Baca juga: Amalan di Bulan Syaban sebagai Bekal Menjelang Ramadhan

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Syaban, Bulan Terakhir...
Syaban, Bulan Terakhir untuk Ganti Puasa Ramadan
Hukum Tidak Mengganti...
Hukum Tidak Mengganti Utang Puasa Ramadan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Bulan Syaban Tinggal...
Bulan Syaban Tinggal 2 Pekan Lagi, Waktu Terakhir Ganti Puasa Ramadan
Benarkah Puasa Setelah...
Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Haram?
Mengapa Orang Jawa Menyebut...
Mengapa Orang Jawa Menyebut Bulan Syaban dengan Kata Ruwah?
Rasulullah SAW Paling...
Rasulullah SAW Paling Sering Berpuasa di Bulan Syaban, Ini Alasannya!
Rekomendasi
Teonimanu Daratan Misterius...
Teonimanu Daratan Misterius di Kepulauan Solomon yang Dipercaya Penyelamat Bumi
Fenomena Langit Misterius:...
Fenomena Langit Misterius: Garis-garis Api Menggemparkan India
Rutin Diguncang Gempa...
Rutin Diguncang Gempa Bumi, Jepang Evakuasi Warga Kepulauan Akuseki dan Kodakara
Artikel Terkini
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Infografis
Keutamaan Itikaf di...
Keutamaan Itikaf di Bulan Ramadhan dan Cara Niatnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved