Kisah Imam Hasan Al-Bashri dan Tetangga Nasrani yang Masuk Islam
Kamis, 02 Maret 2023 - 22:32 WIB
loading...
A
A
A
منذ عشرين سنة
Artinya: "Sejak 20 tahun yang lalu."
Seketika itu juga orang tersebut melepaskan ikat pinggang yang menjadi simbol agamanya dan langsung bersyahadat menyatakan keislamannya. [Al Imta'wal Muanasah Hal. 247]
Tetangganya Majusi
Suatu hari Imam Hasan Al-Bashri mengunjungi tetangganya yang beragama Majusi sedang sakit keras. Beliau duduk di sampingnya sambil menghibur dan menanyakan keadaan orang tersebut, seraya berkata: "Bagaimana keadaanmu? Apa yang kamu rasakan?"
Dengan suara lemah tak berdaya majusi itu menjawab:
لي قلب عليل ولا صحة لي، وبدن سقيم، ولا قوة لي، وقبر موحش ولا أنيس لي، وسفر بعيد ولا زاد لي، وصراط دقيق ولا جواز لي، ونار حامية ولا بدن لي، وجنّة عالية ولا نصيب لي، ورب عادل ولا حجة لي
"Hatiku telah hancur, tubuhku kesakitan, kuburku sedang digali, dan tidak lama lagi aku akan melakukan perjalanan yang sangat jauh. Akan tetapi, aku tidak memiliki bekal apa-apa. Aku tidak akan mampu melewati jembatan Shiratal Mustaqim dan aku akan dibakar panasnya api neraka. Tidak ada lagi harapan surga bagiku."
Sang imam berkata lembut kepadanya:
لم لا تسلم حتى تسلم؟
"Mengapa engkau tidak masuk Islam saja sehingga engkau bisa selamat?"
Artinya: "Sejak 20 tahun yang lalu."
Seketika itu juga orang tersebut melepaskan ikat pinggang yang menjadi simbol agamanya dan langsung bersyahadat menyatakan keislamannya. [Al Imta'wal Muanasah Hal. 247]
Tetangganya Majusi
Suatu hari Imam Hasan Al-Bashri mengunjungi tetangganya yang beragama Majusi sedang sakit keras. Beliau duduk di sampingnya sambil menghibur dan menanyakan keadaan orang tersebut, seraya berkata: "Bagaimana keadaanmu? Apa yang kamu rasakan?"
Dengan suara lemah tak berdaya majusi itu menjawab:
لي قلب عليل ولا صحة لي، وبدن سقيم، ولا قوة لي، وقبر موحش ولا أنيس لي، وسفر بعيد ولا زاد لي، وصراط دقيق ولا جواز لي، ونار حامية ولا بدن لي، وجنّة عالية ولا نصيب لي، ورب عادل ولا حجة لي
"Hatiku telah hancur, tubuhku kesakitan, kuburku sedang digali, dan tidak lama lagi aku akan melakukan perjalanan yang sangat jauh. Akan tetapi, aku tidak memiliki bekal apa-apa. Aku tidak akan mampu melewati jembatan Shiratal Mustaqim dan aku akan dibakar panasnya api neraka. Tidak ada lagi harapan surga bagiku."
Sang imam berkata lembut kepadanya:
لم لا تسلم حتى تسلم؟
"Mengapa engkau tidak masuk Islam saja sehingga engkau bisa selamat?"
Lihat Juga :