Kisah Imam Hasan Al-Bashri dan Doanya yang Mustajab
Minggu, 05 Maret 2023 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
Hajjaj turun dari tempat duduknya lalu menghampiri imam Hasan Al-Bashri seraya berkata ramah: "Silahkan duduk di sini wahai Abu Said." Mempersilakan imam Hasan duduk di singgasananya.
Lalu Hajjaj melontarkan beberapa perkataan basa-basi yang dijawab oleh sang imam dengan seadanya. Seluruh yang hadir menjadi bengong dan terheran-heran melihat perilaku Hajjaj yang justru berubah sangat lunak dan lembek di hadapan Imam Hasan Al-Bashri.
Akhirnya pertemuan yang dikira akan diwarnai pertumpahan darah berbuah menjadi majelis diskusi agama. Hajjaj bertanya beberapa hal dan sang Imam menjawab semua soalan dengan lugas. Hingga Hajjaj tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya kepada Hasan Al-Bashri, ia pun berkata: "Wahai Abu Said, Anda benar-benar ulama yang hebat."
Ketika sang imam beranjak hendak pulang, Hajjaj berdiri dan mengantarkannya hingga sampai di depan pintu istananya. Sesampainya di luar istana, salah seorang pengawal yang mengikuti Hasan Al-Bashri berkata, "Wahai Abu Sa'id sesungguhnya Hajjaj tadi memanggil anda untuk mencelakai anda. Namun aku lihat engkau membaca sebuah doa yang membuat ia tidak berdaya, doa apakah itu?"
Imam Hasan Al-Bashri menjawab: "Aku membaca doa sebagai berikut:
يا وليّ نعمتي، وملاذي عند كربتي، اجعل نقمته عليَّ برداً وسلاماً، كما جعلت النار برداً وسلاماً على إبراهيم
Artinya: "Wahai Yang Maha Melindungi dan tempatku bersandar dalam kesulitan, jadikanlah amarahnya menjadi dingin dan menjadi keselamatan bagiku sebagaimana Engkau jadikan api menjadi dingin dan keselamatan bagi Ibrahim." [Abrazul Zajaj hal 117, Fash al Khitab fi az Zuhd wa ar Raqaiq wal Adab (1/668)]
Baca Juga: Biografi Imam Hasan Al-Bashri, Masa Kecil dan Kumpulan Nasihatnya
Wallahu A'lam
Lalu Hajjaj melontarkan beberapa perkataan basa-basi yang dijawab oleh sang imam dengan seadanya. Seluruh yang hadir menjadi bengong dan terheran-heran melihat perilaku Hajjaj yang justru berubah sangat lunak dan lembek di hadapan Imam Hasan Al-Bashri.
Akhirnya pertemuan yang dikira akan diwarnai pertumpahan darah berbuah menjadi majelis diskusi agama. Hajjaj bertanya beberapa hal dan sang Imam menjawab semua soalan dengan lugas. Hingga Hajjaj tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya kepada Hasan Al-Bashri, ia pun berkata: "Wahai Abu Said, Anda benar-benar ulama yang hebat."
Ketika sang imam beranjak hendak pulang, Hajjaj berdiri dan mengantarkannya hingga sampai di depan pintu istananya. Sesampainya di luar istana, salah seorang pengawal yang mengikuti Hasan Al-Bashri berkata, "Wahai Abu Sa'id sesungguhnya Hajjaj tadi memanggil anda untuk mencelakai anda. Namun aku lihat engkau membaca sebuah doa yang membuat ia tidak berdaya, doa apakah itu?"
Imam Hasan Al-Bashri menjawab: "Aku membaca doa sebagai berikut:
يا وليّ نعمتي، وملاذي عند كربتي، اجعل نقمته عليَّ برداً وسلاماً، كما جعلت النار برداً وسلاماً على إبراهيم
Artinya: "Wahai Yang Maha Melindungi dan tempatku bersandar dalam kesulitan, jadikanlah amarahnya menjadi dingin dan menjadi keselamatan bagiku sebagaimana Engkau jadikan api menjadi dingin dan keselamatan bagi Ibrahim." [Abrazul Zajaj hal 117, Fash al Khitab fi az Zuhd wa ar Raqaiq wal Adab (1/668)]
Baca Juga: Biografi Imam Hasan Al-Bashri, Masa Kecil dan Kumpulan Nasihatnya
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :