Ngerinya Bahaya Maksiat, 8 Dampak Ini akan Terjadi di Dunia dan Akhirat
Jum'at, 10 Maret 2023 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
7. Maksiat menghalangi ketaatan
Manusia yang bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah pendosa. Hukuman bagi pendosa adalah terhalangnya dirinya dari mentaati Allah. Maksiat itulah penghalangnya. Maksiat itulah yang menghalanginya dari perbuatan taat kepada Allah.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"... Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti keinginannya tanpa mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun? Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." (QS. Al-Qasas : 50)
8. Maksiat akan mengikis keberkahan umur
Hidup sebenarnya adalah kehidupan hati. Sedangkan hati dan umur ini sejatinya adalah milik Allah. Jika waktu dalam hidupnya digunakan untuk selalu bersama Allah Subhanahu wa Ta'ala, maka itulah merupakan umur yang sebenarnya, banyak keberkahan di dalamnya.
Sedangkan jika hari-hari senantiasa disibukkan dengan maksiat, maka hilanglah hakikat umur dan menyebabkan hilangnya keberkahan hingga akhirnya menyesal dan berkata : "Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini.""(QS. Al-Fajr : 24)
Baca juga : Dampak Maksiat akan Menghilangkan Kenikmatan Beribadah
Wallahu A'lam
Manusia yang bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah pendosa. Hukuman bagi pendosa adalah terhalangnya dirinya dari mentaati Allah. Maksiat itulah penghalangnya. Maksiat itulah yang menghalanginya dari perbuatan taat kepada Allah.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
... ْ ۗ وَمَنْ اَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوٰٮهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ
"... Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti keinginannya tanpa mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun? Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." (QS. Al-Qasas : 50)
8. Maksiat akan mengikis keberkahan umur
Hidup sebenarnya adalah kehidupan hati. Sedangkan hati dan umur ini sejatinya adalah milik Allah. Jika waktu dalam hidupnya digunakan untuk selalu bersama Allah Subhanahu wa Ta'ala, maka itulah merupakan umur yang sebenarnya, banyak keberkahan di dalamnya.
Sedangkan jika hari-hari senantiasa disibukkan dengan maksiat, maka hilanglah hakikat umur dan menyebabkan hilangnya keberkahan hingga akhirnya menyesal dan berkata : "Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini.""(QS. Al-Fajr : 24)
Baca juga : Dampak Maksiat akan Menghilangkan Kenikmatan Beribadah
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :