Puasa Ramadan Menghapus Dosa-dosa yang Lalu, Begini Penjelasannya
Minggu, 26 Maret 2023 - 02:41 WIB
loading...
Dalam Hadis yang populer dinyatakan bahwa puasa Ramadhan akan menghapus dosa-dosa masa lalu. Foto ilustrasi/Shutterstock
A
A
A
Puasa Ramadan merupakan ibadah yang sangat agung. Saking mulianya ibadah yang satu ini, Allah berfirman dalam Hadis Qudsi: "Puasa itu untuk Aku dan Aku yang akan membalasnya." (Al-Bukhari, Muslim)
Kalimat لصِّيَامُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ (puasa itu untuk Aku dan Aku yang akan membalasnya) menegaskan bahwa puasa memiliki keutamaan lebih dibanding ibadah lainnya. Bahkan, dalam Hadis populer dinyatakan bahwa puasa Ramadhan akan menghapus dosa-dosa masa lalu. Hal ini ditegaskan Rasulullah SAW dalam sabda beliau:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Pertanyaannya, benarkah puasa Ramadan menghapuskan dosa-dosa masa lalu? Imam An-Nawawi mengatakan bahwa pendapat yang populer di kalangan ulama ahli fiqih menyatakan, dosa-dosa yang terampuni dengan melakukan puasa Ramadhan itu adalah dosa-dosa kecil, bukan dosa-dosa besar. (Al-Minhaj, 4/76)
Mari kita simak pesan Rasulullah SAW berikut ini:
عن أبي هريرة رضي اللَّه عنه قال، قال رسول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ
"Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sholat lima waktu, ibadah Jumat yang satu dengan Jumat berikutnya, Ramadhan yang satu ke Ramadhan berikutnya itu semua merupakan penghapus dosa antara keduanya, selama dosa-dosa besar dijauhi." (HR Muslim 233)
Dari Hadis ini ditarik kesimpulan bahwa yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar harus digugurkan dengan Taubat Nasuha. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur'an:
اِنۡ تَجۡتَنِبُوۡا كَبٰٓٮِٕرَ مَا تُنۡهَوۡنَ عَنۡهُ نُكَفِّرۡ عَنۡكُمۡ سَيِّاٰتِكُمۡ وَنُدۡخِلۡـكُمۡ مُّدۡخَلًا كَرِيۡمًا
Kalimat لصِّيَامُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ (puasa itu untuk Aku dan Aku yang akan membalasnya) menegaskan bahwa puasa memiliki keutamaan lebih dibanding ibadah lainnya. Bahkan, dalam Hadis populer dinyatakan bahwa puasa Ramadhan akan menghapus dosa-dosa masa lalu. Hal ini ditegaskan Rasulullah SAW dalam sabda beliau:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: "Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Pertanyaannya, benarkah puasa Ramadan menghapuskan dosa-dosa masa lalu? Imam An-Nawawi mengatakan bahwa pendapat yang populer di kalangan ulama ahli fiqih menyatakan, dosa-dosa yang terampuni dengan melakukan puasa Ramadhan itu adalah dosa-dosa kecil, bukan dosa-dosa besar. (Al-Minhaj, 4/76)
Mari kita simak pesan Rasulullah SAW berikut ini:
عن أبي هريرة رضي اللَّه عنه قال، قال رسول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ
"Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sholat lima waktu, ibadah Jumat yang satu dengan Jumat berikutnya, Ramadhan yang satu ke Ramadhan berikutnya itu semua merupakan penghapus dosa antara keduanya, selama dosa-dosa besar dijauhi." (HR Muslim 233)
Dari Hadis ini ditarik kesimpulan bahwa yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar harus digugurkan dengan Taubat Nasuha. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur'an:
اِنۡ تَجۡتَنِبُوۡا كَبٰٓٮِٕرَ مَا تُنۡهَوۡنَ عَنۡهُ نُكَفِّرۡ عَنۡكُمۡ سَيِّاٰتِكُمۡ وَنُدۡخِلۡـكُمۡ مُّدۡخَلًا كَرِيۡمًا
Lihat Juga :