Nuzulul Qur'an, Pengertian, Sejarah dan Keutamaannya
Sabtu, 01 April 2023 - 23:30 WIB
loading...
A
A
A
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam Qadar." (QS Al-Qadar ayat 1)
Kedua, diturunkan secara berangsur dari Baitul Izzah ke dunia yang ditandai dengan kata Nazzala (نزّل). Ada juga yang mengatakan bahwa Al-Qur'an diturunkan dalam tiga proses. Dalam hal ini pun, para ulama berbeda pendapat.
KH Ahmad Kosasih menjelaskan, ada ayat Al-Qur'an yang di dalamnya terdapat kata Anzala dan Nazzala sekaligus yaitu pada Suarat Ali Imran ayat 3, Allah berfirman:
نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَاَنْزَلَ التَّوْرٰىةَ وَالْاِنْجِيْلَۙ
Artinya: "Dia menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya, dan menurunkan Taurat dan Injil." (QS Ali Imran ayat 3)
Dari ayat di atas dapat diketahui bahwa Al-Qur'an, diturunkan secara berangsung-angsur (نزّل). Proses turunnya Al-Qur'an secara berangsur-angsur ini, menurut pendapat paling masyhur diawali dengan Surat Al-'Alaq ayat 1-5: اِقۡرَاۡ بِاسۡمِ رَبِّكَ الَّذِىۡ خَلَقَۚ dan seterusnya.
Waktu Diturunkannya Al-Qur'an
Semua ulama sepakat bahwa waktu diturunnya Al-Qur'an terjadi pada bulan Ramadan yaitu pada malam (Lailatul) Qadar, namun tanggal dan tahunnya tidak diketahui pasti. Hanya Allah saja yang tahu tanggal dan tahunnya.
Menurut Ustaz Ahmad Sarwat Lc dalam satu kajiannya, turunnya Al-Quran pada 10 malam terakhir Ramadan. Ada juga yang mengatakan pada malam pertama Ramadhan, malam 17, malam 19 dan 10 malam pertengahan Ramadan.
Pendapat yang mengatakan bahwa Lailatul Qadar jatuh pada malam-malam 10 terakhir Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil. Pendapat ini merupakan pendapat jumhur ulama, di antaranya Mazhab Maliki, Syafi'i dan Hanbali, serta Al-Auza’i dan Abu Tsaur. Bahkan Al-Maliki dan Hanbali menegaskan bahwa malam itu tepatnya malam tanggal 27 Ramadan.
Pendapat yang mengatakan jatuh pada malam 17 Ramadan didasarkan pada Hadits berikut:
عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَال : مَا أَشُكُّ وَلاَ أَمْتَرِي أَنَّهَا لَيْلَةُ سَبْعَ عَشْرَةَ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ أُنْزِل الْقُرْآنُ
Kedua, diturunkan secara berangsur dari Baitul Izzah ke dunia yang ditandai dengan kata Nazzala (نزّل). Ada juga yang mengatakan bahwa Al-Qur'an diturunkan dalam tiga proses. Dalam hal ini pun, para ulama berbeda pendapat.
KH Ahmad Kosasih menjelaskan, ada ayat Al-Qur'an yang di dalamnya terdapat kata Anzala dan Nazzala sekaligus yaitu pada Suarat Ali Imran ayat 3, Allah berfirman:
نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَاَنْزَلَ التَّوْرٰىةَ وَالْاِنْجِيْلَۙ
Artinya: "Dia menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) yang mengandung kebenaran, membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya, dan menurunkan Taurat dan Injil." (QS Ali Imran ayat 3)
Dari ayat di atas dapat diketahui bahwa Al-Qur'an, diturunkan secara berangsung-angsur (نزّل). Proses turunnya Al-Qur'an secara berangsur-angsur ini, menurut pendapat paling masyhur diawali dengan Surat Al-'Alaq ayat 1-5: اِقۡرَاۡ بِاسۡمِ رَبِّكَ الَّذِىۡ خَلَقَۚ dan seterusnya.
Waktu Diturunkannya Al-Qur'an
Semua ulama sepakat bahwa waktu diturunnya Al-Qur'an terjadi pada bulan Ramadan yaitu pada malam (Lailatul) Qadar, namun tanggal dan tahunnya tidak diketahui pasti. Hanya Allah saja yang tahu tanggal dan tahunnya.
Menurut Ustaz Ahmad Sarwat Lc dalam satu kajiannya, turunnya Al-Quran pada 10 malam terakhir Ramadan. Ada juga yang mengatakan pada malam pertama Ramadhan, malam 17, malam 19 dan 10 malam pertengahan Ramadan.
Pendapat yang mengatakan bahwa Lailatul Qadar jatuh pada malam-malam 10 terakhir Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil. Pendapat ini merupakan pendapat jumhur ulama, di antaranya Mazhab Maliki, Syafi'i dan Hanbali, serta Al-Auza’i dan Abu Tsaur. Bahkan Al-Maliki dan Hanbali menegaskan bahwa malam itu tepatnya malam tanggal 27 Ramadan.
Pendapat yang mengatakan jatuh pada malam 17 Ramadan didasarkan pada Hadits berikut:
عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَال : مَا أَشُكُّ وَلاَ أَمْتَرِي أَنَّهَا لَيْلَةُ سَبْعَ عَشْرَةَ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ أُنْزِل الْقُرْآنُ
Lihat Juga :