Renungan Tasawuf Buya Hamka: Untuk Mencapai Surga Orang Harus Menerima Penderitaan
Kamis, 27 April 2023 - 07:51 WIB
loading...
A
A
A
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu dia melaksanakannya dengan sempurna...."" (QS. Al-Baqarah : 124)
Nabi-nabi diuji dengan cobaan yang sangat berat. Ada yang dibunuh, dipotong lehernya, seperti Nlabi Yahya. Atau digergaji sampai ubun-ubunnya seperti Nabi Zakaria. Nabi Musa dikejar hingga lari dari Mesir ke negeri Madyan. Nabi Yusuf dimasukkan sumur hingga dijadikan budak hingga difitnah oleh istri pembesar Mesir.
Nabi Ayyub yang diuji dengan sakit menahun hingga diusir dari kampungnya. Nabi Yunus yang tidak dihiraukan masyaraktnya hingga dimakan ikan besar dalam gelombang samudera ditengah gelapnya malam. Belum lagi cobaan berat yang juga dialami oleh Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam. Pernah di embargo beberapa tahun lamanya, di caci-maki, diusir, dilempari batu, sampai Rasulullah diperintakan hijrah dan mengalami beberapa kali peperangan. Begitulah cobaan menimpa Rasul dan orang beriman.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
"Dan semua kisah rasul-rasul, Kami ceritakan kepadamu (Muhammad), agar dengan kisah itu Kami teguhkan hatimu; dan di dalamnya telah diberikan kepadamu (segala) kebenaran, nasihat, dan peringatan bagi orang yang beriman." (QS. Hud : 120)
Dalam menjawab pertanyaan Bung Hatta, maka Buya Hamka menjelaskan bahwa begitulah sunnatullah-Nya jika ingin masuk surga. Allah akan memberinya cobaan dan derita untuk menguji hamba-Nya dan agar lebih mengerti tentang arti perjuangan, meski berdoa kepada-Nya juga wajib dan penting.
Wallahu A'lam
وَاِ ذِ ابْتَلٰۤى اِبْرٰهٖمَ رَبُّهٗ بِكَلِمٰتٍ فَاَ تَمَّهُنَّ ۗ
"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu dia melaksanakannya dengan sempurna...."" (QS. Al-Baqarah : 124)
Nabi-nabi diuji dengan cobaan yang sangat berat. Ada yang dibunuh, dipotong lehernya, seperti Nlabi Yahya. Atau digergaji sampai ubun-ubunnya seperti Nabi Zakaria. Nabi Musa dikejar hingga lari dari Mesir ke negeri Madyan. Nabi Yusuf dimasukkan sumur hingga dijadikan budak hingga difitnah oleh istri pembesar Mesir.
Nabi Ayyub yang diuji dengan sakit menahun hingga diusir dari kampungnya. Nabi Yunus yang tidak dihiraukan masyaraktnya hingga dimakan ikan besar dalam gelombang samudera ditengah gelapnya malam. Belum lagi cobaan berat yang juga dialami oleh Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam. Pernah di embargo beberapa tahun lamanya, di caci-maki, diusir, dilempari batu, sampai Rasulullah diperintakan hijrah dan mengalami beberapa kali peperangan. Begitulah cobaan menimpa Rasul dan orang beriman.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
وَكُلًّا نَّقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ اَنْۢبَآءِ الرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهٖ فُؤَادَكَ ۚ وَجَآءَكَ فِيْ هٰذِهِ الْحَـقُّ وَمَوْعِظَةٌ وَّذِكْرٰى لِلْمُؤْمِنِيْنَ
"Dan semua kisah rasul-rasul, Kami ceritakan kepadamu (Muhammad), agar dengan kisah itu Kami teguhkan hatimu; dan di dalamnya telah diberikan kepadamu (segala) kebenaran, nasihat, dan peringatan bagi orang yang beriman." (QS. Hud : 120)
Dalam menjawab pertanyaan Bung Hatta, maka Buya Hamka menjelaskan bahwa begitulah sunnatullah-Nya jika ingin masuk surga. Allah akan memberinya cobaan dan derita untuk menguji hamba-Nya dan agar lebih mengerti tentang arti perjuangan, meski berdoa kepada-Nya juga wajib dan penting.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :