Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?

Jum'at, 19 Juni 2026 - 09:29 WIB
loading...
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat kali ini mengangkat tema tentang Hari Asyura yang bertepatan hari ini Jumat, 19 Juni 2026. Foto ilustrasi/ist
A A A
Khotbah Jumat kali ini mengangkat tema tentang Hari Asyura yang bertepatan hari ini Jumat, 19 Juni 2026.Salah satu kemuliaan bulan Muharam adalah keberadaan Hari Asyura yang di dalamnya terdapat banyak peristiwa agung.

Rasulullah ﷺ memerintahkan umatnya berpuasa pada hari itu mengingat keutamaannya yang sangat luar biasa. Berikut petikan Khotbah Jumat tentang Hari Asyura dilansir dari laman NU Bontang. Semoga bermanfaat untuk menambah khazanah ilmu dan keimanan kita.

Khotbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الْإِيْمَانِ وَالْإِسْلَامِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْأَنَامِ. وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلَامُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ الشَّرَفِ وَالْإِحْتِرَامِ أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي الْقُرْآنِ العَظِيْمِ: إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبابِ


Maasyiral Muslimin rahimakumullah!
Saat ini kita tengah berada dalam bulan Muharam . Satu di antara empat bulan yang memiliki status khusus. Al-Qur'an menyebutnya dengan arba'atun hurum. Yakni bulan yang berstatus suci atau mulia. Sebagaimana dalam firman Allah Surat at-Taubah ayat 36:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ


Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram."



Nama Muharam sendiri mengafirmasi arti dari penamaan bulan tersebut yakni bulan haram atau bulan yang dimuliakan. Tujuannya adalah untuk mengukuhkan status keharamamnya (kemuliaannya). Terjadinya pengukuhan ini menurut pendapat as-Sakhawi, beliau mengatakan bahwa orang-orang Arab di masa lalu berpandangan labil terhadap keharaman bulan ini. Terkadang dalam satu tahun mereka menghalalkannya, sedangkan di tahun yang lain mereka mengharamkannya (memuliakannya). Maka dengan nama yang memiliki arti sama dengan statusnya memberikan ikatan kuat pada status bulan Muharram.

Maasyiral Muslimin rahimakumullah!
Bulan Muharram dalam tradisi Jawa kerap disebut sebagai bulan Syuro, yang tak lain penamaannya adalah mengambil dari hari ke sepuluh bulan Muharam yaitu Asyuro. Lantas ada apa dengan hari Asyuro ? Asyuro yang dikenal sebagai hari dengan beberapa bentuk amalan tertentu didalamnya memiliki banyak jejak sejarah.

Di antaranya adalah momentum dimana Allah subhanahu wa ta'ala menyelamatkan Nabiyullah Ibrahim 'alaihissalam dari kobaran api, Allah mengeluarkan Nabiyullah Yusuf dari penjara, Allah mengeluarkan Nabiyullah Yunus dari perut ikan dan Allah mendaratkan Nabiyullah Nuh dari perahu dengan selamat. Itulah beberapa peristiwa spesial yang pernah terjadi pada hari Asyuro. Maka tak heran jika dalam hari Asyuro banyak amaliyah-amaliyah yang dianjurkan dikerjakan didalamnya.

Dalam teks Hadis Nabi, setidaknya ada dua amaliyah yang dianjurkan untuk dikerjakan saat Asyuro. Pertama adalah anjuran untuk melakukan puasa. Ketika beberapa waktu Nabi ﷺ tinggal di Madinah, beliau mendapati orang-orang Yahudi melaksanakan puasa Asyuro. Mereka ditanya perihal apa yang dilakukan. Orang-orang Yahudi menjawab, "Hari ini Allah memenangkan Musa dan Bani Israil atas Fir'aun dan kami berpuasa sebagai bentuk penghormatan," maka kemudian Baginda Nabi bersabda, "Kami lebih berhak terhadap Musa dari pada kalian. Kemduan Nabi memerintahkan umatnya berpuasa Asyuro.

Perintah ini bukanlah bentuk mengikuti apa yang telah dilakukan kaum Yahudi, tapi ini adalah sebuah sikap bahwa Nabi Muhammad ﷺ adalah utamanya manusia yang lebih berhak terhadap sesama Nabi. Seperti kepada Nabi Musa dan Nabi-nabi yang lainnya dari pada orang-orang Yahudi. Untuk menghindari asumsi bahwa nabi mengekor kepada orang Yahudi beliau memerintahkan berpuasa tidak hanya tanggal Asyuro saja, sebagaimana keterangan dalam Hadis berikut:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Rekomendasi
Terpantau Keluar dari...
Terpantau Keluar dari Rotasinya, Astronom Sebut Matahari Mulai Tidak Stabil
Para Ilmuwan Mengklaim...
Para Ilmuwan Mengklaim Temukan Jejak Kehidupan Alien di Bulan
Rumah Sasak Tahan Gempa...
Rumah Sasak Tahan Gempa Bumi, Ternyata Ini Rahasianya?
Artikel Terkini
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved