Cara Menasihati Anak Tentang Tauhid Berlandaskan Surat Luqman
Minggu, 07 Mei 2023 - 05:15 WIB
loading...
Dalam menasehati atau mengajarkan anak tentang tauhid dapat meniru kisah dalam Surat Luqman. Surat Luqman merupakan salah satu surat dalam Al-Quran yang berisi nilai-nilai pelajaran untuk orang tua maupun anak. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Dalam menasihati atau mengajarkan anak tentang tauhid dapat meniru kisah dalam Surat Luqman . Surat Luqman merupakan salah satu surat dalam Al-Qur'an yang berisi nilai-nilai pelajaran untuk orang tua maupun anak. Dalam surat ini, terpetik pelajaran berharga tentang wasiat yang disampaikan oleh Luqman kepada anaknya. Dimana Allah Subhanahu wa Ta’ala menceritakan dialog antara Luqman dan putranya.
Allah Ta'ala berfirman:
“Dan ingatlah ketika Luqman berkata ketika ia memberikan pelajaran kepada anaknya…” (QS. Luqman: 13)
Baca juga: Targhib dan Tarhib, Metode Pendidikan Kejiwaan pada Anak Ala Nabi SAW
Menurut Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam kajian pembahasan 'Mencetak Generasi Rabbani' dakwah sunnah, pesan dari ayat di atas adalah salah satu metode orang-orang shalih sebelum kita dan juga oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang memberikan nasihat secara khusus kepada anak-anak.
Dimana Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan kepada Ibnu Abbas:
“Aku akan mengajarkan beberapa pelajaran.”
Dai yang rutin mengisi kajian parenting islami tentang anak ini menjelaskan, ketika berdialog dengan anak-anak, kita memang mengkhususkan satu pembicaraan itu sebagai sebuah nasihat dari orang tua kepada anak. Diperlukan perhatian dari orang tua kepada anaknya. Dan kata-kata ataupun kalimat yang memancing perhatiannya.
Mengawali pembicaraan dengan sapaan atau seruan ini berfungsi untuk menarik perhatian ataupun meminta supaya memperhatikan apa yang dikatakan. Sehingga ayah berbicara dan anak mendengar/menyimak, tidak saling berbalas kata-kata.
Allah Ta'ala berfirman:
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ…
“Dan ingatlah ketika Luqman berkata ketika ia memberikan pelajaran kepada anaknya…” (QS. Luqman: 13)
Baca juga: Targhib dan Tarhib, Metode Pendidikan Kejiwaan pada Anak Ala Nabi SAW
Menurut Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam kajian pembahasan 'Mencetak Generasi Rabbani' dakwah sunnah, pesan dari ayat di atas adalah salah satu metode orang-orang shalih sebelum kita dan juga oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang memberikan nasihat secara khusus kepada anak-anak.
Dimana Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan kepada Ibnu Abbas:
إِنّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ
“Aku akan mengajarkan beberapa pelajaran.”
Dai yang rutin mengisi kajian parenting islami tentang anak ini menjelaskan, ketika berdialog dengan anak-anak, kita memang mengkhususkan satu pembicaraan itu sebagai sebuah nasihat dari orang tua kepada anak. Diperlukan perhatian dari orang tua kepada anaknya. Dan kata-kata ataupun kalimat yang memancing perhatiannya.
Mengawali pembicaraan dengan sapaan atau seruan ini berfungsi untuk menarik perhatian ataupun meminta supaya memperhatikan apa yang dikatakan. Sehingga ayah berbicara dan anak mendengar/menyimak, tidak saling berbalas kata-kata.
Lihat Juga :