Istiqamah, Jangan Pernah Lelah Menjaga Ketaatan
Kamis, 23 Juli 2020 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
Dari Abu Barzah Al-Aslamiradhiyallahu' anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ
“Kedua kaki seorang hamba tidaklah akan bergeser pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang, tentang umurnya (untuk apakah dia habiskan. Tentang Ilmunya (untuk apakah dia amalkan). Tentang hartanya (dari mana dia dapatkan dan dalam perkara apa dia belanjakan). Serta tentang tubuhnya (yakni capek dan lelah tubuhnya), dalam perkara apa dirusakkannya.” (HR.At-Tirmidzi).
Hadis tersebut menjelaskan di antara perkara yang pasti akan ditanyakan kepada kita adalah tentang umur selama hidup di dunia, untuk apa kita habiskan. Hal ini menunjukkan pentingnya bagi anggota tubuh kita untuk menghargai waktu yang dimaksimalkan dalam beribadah. Salah seorang Sahabat Nabi yang mulia, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu pernah berkata, tidaklah aku menyesal melebihi penyesalanku terhadap suatu hari di mana matahari terbit di dalamnya, sedangkan umurku berkurang, akan tetapi amalan kebaikanku tidak bertambah. (Baca juga : Penyebab Terhalangnya Wanita Masuk Surga )
Ketahuilah para muslimah , bahwa sahabat Nabi SAW dan para ulama terdahulu sangat bersungguh-sungguh dalam memanfaatkan waktunya. Mereka tidak melewatkan satu hari atau sebagian harinya tanpa membekali diri mereka di hari itu dengan ilmu yang bermanfaat atau amalan shalih, agar tidak berlalu (habis) umur mereka dengan sia-sia dan terbuang dengan percuma.
Karena itulah wahai muslimah, segeralah introspeksi atau mengoreksi diri. Yakni, bagaimana kita selama ini menghabiskan waktu kita. agar kita termasuk orang-orang yang menghabiskan waktu atau umur kita dengan kesia-siaan. Dan agar kita menjadi orang yang istiqamah dalam menjaga ketaatan dan ketakwaan kepada Allah Ta'ala.
Rasulullah Shallaluhu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Katakanlah: Rabbku adalah Allah” dan Istiqomahlah.” (HR Tirmidzi). Allah memberitakan bahwa ketika orang-orang yang istiqamah itu mati, akan turun kepada mereka para malaikat seraya berkata, “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan bergembiralah dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (Baca juga : Isi Bulan Dzulhijjah dengan Kesibukan Membaca Al-Qur'an )
Wallahu A'lam
لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ
“Kedua kaki seorang hamba tidaklah akan bergeser pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang, tentang umurnya (untuk apakah dia habiskan. Tentang Ilmunya (untuk apakah dia amalkan). Tentang hartanya (dari mana dia dapatkan dan dalam perkara apa dia belanjakan). Serta tentang tubuhnya (yakni capek dan lelah tubuhnya), dalam perkara apa dirusakkannya.” (HR.At-Tirmidzi).
Hadis tersebut menjelaskan di antara perkara yang pasti akan ditanyakan kepada kita adalah tentang umur selama hidup di dunia, untuk apa kita habiskan. Hal ini menunjukkan pentingnya bagi anggota tubuh kita untuk menghargai waktu yang dimaksimalkan dalam beribadah. Salah seorang Sahabat Nabi yang mulia, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu pernah berkata, tidaklah aku menyesal melebihi penyesalanku terhadap suatu hari di mana matahari terbit di dalamnya, sedangkan umurku berkurang, akan tetapi amalan kebaikanku tidak bertambah. (Baca juga : Penyebab Terhalangnya Wanita Masuk Surga )
Ketahuilah para muslimah , bahwa sahabat Nabi SAW dan para ulama terdahulu sangat bersungguh-sungguh dalam memanfaatkan waktunya. Mereka tidak melewatkan satu hari atau sebagian harinya tanpa membekali diri mereka di hari itu dengan ilmu yang bermanfaat atau amalan shalih, agar tidak berlalu (habis) umur mereka dengan sia-sia dan terbuang dengan percuma.
Karena itulah wahai muslimah, segeralah introspeksi atau mengoreksi diri. Yakni, bagaimana kita selama ini menghabiskan waktu kita. agar kita termasuk orang-orang yang menghabiskan waktu atau umur kita dengan kesia-siaan. Dan agar kita menjadi orang yang istiqamah dalam menjaga ketaatan dan ketakwaan kepada Allah Ta'ala.
Rasulullah Shallaluhu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Katakanlah: Rabbku adalah Allah” dan Istiqomahlah.” (HR Tirmidzi). Allah memberitakan bahwa ketika orang-orang yang istiqamah itu mati, akan turun kepada mereka para malaikat seraya berkata, “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan bergembiralah dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (Baca juga : Isi Bulan Dzulhijjah dengan Kesibukan Membaca Al-Qur'an )
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :