Khutbah Jumat Pertama Bulan Zulkaidah dan Peristiwa Penting di Dalamnya
Jum'at, 26 Mei 2023 - 05:10 WIB
loading...
Khutbah Jumat kali ini mengangkat tema keutamaan bulan Zulkaidah dan beberapa peristiwa penting yang sarat hikmah. Foto Masjid Nabawi Madinah/Hafiz Kashif Mahmood
A
A
A
Khutbah jumat pertama di bulan Zulkaidah mengangkat tema tentang keutaamaan Zulkaidah sebagai bulan haram yang dimuliakan (Al-Asyhurul Hurum). Hari ini kita memasuki 6 Zulkaidah 1444 H bertepatan Hari Jumat 26 Juni 2023.
Berikut khutbah Jumat keutamaan bulan Zulkaidah disampaikan Ustaz Nur Rohmad, Peneliti di Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur dilansir dari laman NU Online. Khutbah ini dapat kita jadikan hikmah dan motivasi untuk memuliakan bulan Zulkaidah dengan amal saleh.
Khutbah Pertama
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah!
Mengawali khutbah yang singkat ini, khatib berwasiat kepada kita semua, terutama kepada diri khatib pribadi untuk senantiasa berusaha meningkatkan ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala dengan menjalankan semua kewajiban dan menjauhkan diri dari segala yang dilarang dan diharamkan.
Hadirin rahimakumullah, Allah melebihkan derajat sebagian makhluk-Nya atas sebagian yang lain. Sebagian manusia, Allah jadikan lebih utama daripada sebagian manusia yang lain. Sebagian tempat, Dia jadikan lebih utama daripada sebagian tempat yang lain. Dan sebagian waktu, Dia jadikan lebih utama dibandingkan dengan sebagian waktu yang lain.
Di antara sebagian waktu yang Allah lebihkan keutamaannya atas sebagian waktu yang lain adalah bulan Zulkaidah yang saat ini kita berada di dalamnya. Di antara keistimewaan bulan Dzulqa'dah adalah sebagai berikut:
Pertama, Dzulqa'dah adalah permulaan dari empat bulan yang dimuliakan (al-Asyhur al-Hurum). Empat bulan haram atau empat bulan yang dimuliakan itu adalah Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab. Disebut Zulkaidah disebabkan orang-orang Arab pada masa lalu tidak melakukan perang (qu'uud 'anil qitaal) di dalamnya.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
Berikut khutbah Jumat keutamaan bulan Zulkaidah disampaikan Ustaz Nur Rohmad, Peneliti di Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur dilansir dari laman NU Online. Khutbah ini dapat kita jadikan hikmah dan motivasi untuk memuliakan bulan Zulkaidah dengan amal saleh.
Khutbah Pertama
اَلْحَمْدُ للهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ أَمَّا بَعْدُ، فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ في مُحْكَمِ كِتَابِهِ: إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ، وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً، وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ (سورة التوبة: ٣٦)
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah!
Mengawali khutbah yang singkat ini, khatib berwasiat kepada kita semua, terutama kepada diri khatib pribadi untuk senantiasa berusaha meningkatkan ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala dengan menjalankan semua kewajiban dan menjauhkan diri dari segala yang dilarang dan diharamkan.
Hadirin rahimakumullah, Allah melebihkan derajat sebagian makhluk-Nya atas sebagian yang lain. Sebagian manusia, Allah jadikan lebih utama daripada sebagian manusia yang lain. Sebagian tempat, Dia jadikan lebih utama daripada sebagian tempat yang lain. Dan sebagian waktu, Dia jadikan lebih utama dibandingkan dengan sebagian waktu yang lain.
Di antara sebagian waktu yang Allah lebihkan keutamaannya atas sebagian waktu yang lain adalah bulan Zulkaidah yang saat ini kita berada di dalamnya. Di antara keistimewaan bulan Dzulqa'dah adalah sebagai berikut:
Pertama, Dzulqa'dah adalah permulaan dari empat bulan yang dimuliakan (al-Asyhur al-Hurum). Empat bulan haram atau empat bulan yang dimuliakan itu adalah Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab. Disebut Zulkaidah disebabkan orang-orang Arab pada masa lalu tidak melakukan perang (qu'uud 'anil qitaal) di dalamnya.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ (سورة التوبة: ٣٦)
Lihat Juga :