Pengin Umrah? Laksanakan di Bulan Zulkaidah Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Minggu, 03 Mei 2026 - 05:15 WIB
loading...
Pengin Umrah? Laksanakan...
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam tidak pernah melaksanakan ibadah Umrah kecuali pada bulan Zulkaidah. Foto ilustrasi/ist
A A A
Melaksanakan ibadah umrah merupakan keinginan yang didambakan sebagian besar kaum Muslim. Agar sesuai Sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam, maka wujudkan keinginan tersebut di bulan Zulkaidah saja.

Dalam waktu beberapa hari lagi, umat Islam akan memasuki Zulkaidah (ذُوْالْقَعْدَةِ), bulan ke-11 dalam kalender Hijriyah (30 hari). Zulkaidah merupakan permulaan dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah yaitu, Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab.

Salah satu hikmah diberlakukannya bulan-bulan haram ini, terutama bulan Zulkaidah, Zulhijah, dan Muharam adalah agar pelaksanaan haji di Makkah bisa berlangsung dengan damai. Rentang waktu antara Zulkaidah dan Muharam sudah cukup untuk mengamankan pelaksanaan ibadah haji dan umrah ini.


Bulan Rasulullah SAW Melaksanakan Umrah

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam tidak pernah melaksanakan ibadah Umrah kecuali pada bulan Zulkaidah. Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu:

أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَمَرَ أَرْبَعَ عُمَرٍ كُلُّهُنَّ فِي ذِي الْقَعْدَةِ إِلَّا الَّتِي مَعَ حَجَّتِهِ: عُمْرَةً مِنَ الْحُدَيْبِيَةِ، أَوْ زَمَنَ الْحُدَيْبِيَةِ فِي ذِي الْقَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مِنَ الْعَامِ الْمُقْبِلِ فِي ذِي الْقَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مِنْ جِعْرَانَةَ حَيْثُ قَسَمَ غَنَائِمَ حُنَيْنٍ فِي ذِي الْقَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مَعَ حَجَّتِهِ


Baca juga: Inilah Mahram Perempuan dari Jalur Nasab, Simak Penjelasannya di Sini!

Artinya: "Bahwa Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam melakukan umrah 4 kali, semuanya di bulan Dzulqa'dah, kecuali umrah yang mengiringi haji beliau. (yaitu) Umrah dari Hudaibiyah atau di tahun perjanjian Hudaibiyah di bulan Dzulqa'dah, Umrah di tahun berikutnya di bulan Dzulqa'dah, Umrah dari Ji'ranah, dimana beliau membagi ghanimah Hunain di bulan Dzulqa'dah, dan umrah ketika beliau haji." (HR Al-Bukhari 1780 dan Muslim 1253)

Selain melaksanakan umrah, keistimewaan lain bulan Zulkaidah ini adalah bulan yang dimuliakan Allah. At-Thabari menyebutkan dalam tafsirnya bahwa Zulkaidah adalah salah satu bulan haram. Yaitu bulan yang dijadikan Allah sebagai bulan suci lagi diagungkan kehormatannya. Di mana di dalamnya amalan-amalan yang baik akan dilipatgandakan pahalanya, sedangkan amalan-amalan buruk akan dilipatgandakan dosanya. Allah memerintahkan manusia untuk tidak menzalimi diri sendiri, baik melakukan peperangan maupun perbuatan dosa dalam bulan yang empat itu, karena dosanya akan dilipatgandakan.

Keempat bulan itu wajib dihormati dan pada waktu itu tidak boleh melakukan peperangan. Ketetapan ini berlaku dalam syariat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sampai kepada syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

Kemudian Zulkaidah termasuk bulan istimewa bagi Nabi Musa 'alaihissalam sebelum menerima Kitab Taurat. Allah menjanjikan kepada Nabi Musa untuk bermunajat setelah berlalu waktu 30 malam. Dan untuk melengkapi ibadahnya, Allah sempurnakan jumlah malam itu dengan 10 malam di bulan Zulhijjah, maka sempurnalah waktu yang ditentukan Alah selaman 40 malam.

وَوَاعَدْنَا مُوسَى ثَلَاثِينَ لَيْلَةً وَأَتْمَمْنَاهَا بِعَشْرٍ فَتَمَّ مِيقَاتُ رَبِّهِ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً، وَقَالَ مُوسَى لِأَخِيهِ هَارُونَ اخْلُفْنِي فِي قَوْمِي وَأَصْلِحْ وَلَا تَتَّبِعْ سَبِيلَ الْمُفْسِدِينَ


Artinya: "Dan Kami telah menjanjikan kepada Musa untuk memberikan kepadanya Kitab Taurat setelah berlalu tiga puluh malam (bulan Dzulqa'dah), dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh malam lagi (sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah), maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya menjadi empat puluh malam. Dan Musa berkata kepada saudaranya, yaitu Harun, 'Gantikanlah aku dalam memimpin kaumku, dan perbaikilah dirimu dan kaummu, dan janganlah engkau mengikuti jalan orang-orang yang berbuat kerusakan." (QS Al-A'raf ayat 142)

Baca juga: Wajib atau Tidaknya Mahram Bagi Perempuan Saat Berhaji, Ini Dalil-dalilnya
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Jannah Firdaus Bantu...
Jannah Firdaus Bantu Ratusan Jemaah Gagal Berangkat Umrah
Jangan Lewatkan 15 Amalan...
Jangan Lewatkan 15 Amalan Emas di 10 Hari Pertama Zulhijjah
Mengapa 10 Hari Pertama...
Mengapa 10 Hari Pertama Zulhijjah Begitu Istimewa?
Rekomendasi
Fenomena Aneh, Ribuan...
Fenomena Aneh, Ribuan Capung Serbu Pantai Rhode Island AS
Panglima Perang Legendaris...
Panglima Perang Legendaris Dunia, Pangeran Diponegoro Salah Satunya
Terumbu Karang Mediterania...
Terumbu Karang Mediterania Terbesar di Kroasia Terancam oleh Pemanasan Global
Artikel Terkini
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Infografis
Badai Matahari Dahsyat...
Badai Matahari Dahsyat Picu Fenomena Aurora di Seluruh Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved