Kisah Sultan Utsmaniyah Selim I Taklukkan Yerusalem dan Jamin Kebebasan Beragama

Jum'at, 02 Juni 2023 - 16:45 WIB
loading...
A A A
Biarlah keputusan ini dipatuhi dengan baik.

Keputusan terhormat ini, yang ditetapkan oleh Yang Mulia, bertuliskan monogram Sultan, dengan pertolongan Tuhan, menyatakan bahwa:

Dengan pertolongan Tuhan, kami telah tiba di Yerusalem pada tanggal 25 Safar (bulan kedua penanggalan bulan Arab) 923 H (1517). Ditemani oleh pendeta lain, Patriark Armenia, Sarkiz, yang datang meminta kami untuk memberikan bantuan kepada para pengikutnya, dalam hal ini mereka meminta kami untuk membiarkan mereka mengendalikan gereja dan tempat ibadah lainnya yang sejak zaman kuno telah ada di bawah administrasi mereka, serta untuk memperbaharui perjanjian yang diberikan kepada mereka oleh Khalifah Umar ibn al-Khattab dan Salahuddin al-Ayyubi.

Setelah itu, telah diputuskan bahwa para pendeta Armenia akan terus diberi wewenang untuk memegang di bawah kendali mereka—seperti yang telah mereka lakukan—Gereja Qiyamah, Gua Bethlehem, tempat kelahiran Yesus Kristus, kunci pintu gerbang ke utara, dua tempat lilin di gerbang Qiyamah, gereja-gereja besar, Mar Yaqub, Gereja Dayr Az-Zaytun, Habs al-Masih dan Nablus, termasuk gereja-gereja Abyssinians, Copts, dan Assyria.

Keputusan terhormat ini menyatakan bahwa tidak seorang pun dari agama lain akan mengganggu mereka. Saya telah mengeluarkan keputusan ini memerintahkan ini: biarkan sepatutnya dipatuhi.

Kontrol dan pengaturan dari gereja-gereja besar yang disebutkan di atas adalah untuk pemiliknya. Demikian pula, ini berlaku untuk gereja-gereja yang terletak di pinggiran kota dan di dalam perbatasan Patriarkat Armenia di Mar Yaqub.

Hal yang sama juga berlaku untuk tempat ibadah sekte lain, seperti Abyssinia, Koptik, dan Asyur, yaitu mereka juga memiliki hak untuk menjalankan ritual mereka di dalamnya, dan menguasai sendiri tempat ibadah tersebut.

Selanjutnya, tidak seorang pun berhak ikut campur dalam mengangkat atau memberhentikan mereka yang bertanggung jawab atas urusan agama dan mereka yang mengawasi para biarawan, imam, metropolitan, dan uskup.

Sekali lagi, semua urusan agama mereka, gereja, kuil, biara, dan tempat suci lainnya berada di bawah otoritas mereka, dan tidak ada yang berhak ikut campur.

Orang-orang dari semua sekte memiliki hak untuk memasuki Gereja Qiyamah, untuk pergi ke pusat dan makam Perawan Maria di pinggiran kota Yerusalem. Mereka juga berhak mengunjungi Gua tempat kelahiran Yesus Kristus, kunci pintu gerbang di utara, dua tempat lilin di Gereja Qiyamah, lampu di dalam kuburan, dan lilin. Hal ini dapat dilakukan dengan menjaga upacara dan ibadah di gereja Qiyamah dilakukan sesuai dengan keyakinan yang disepakati.

Dengan demikian, orang-orang dari bangsa manapun memiliki hak untuk memasuki Gereja Qiyamah, berjalan mengelilinginya, mengunjungi pintunya, melihat emas dan batu mulia di jendelanya, melihat dan mengunjungi kuil di dalamnya, dan mengunjungi semua sumur dan Makam Mar Yuhanna di halaman Gereja Qiyamah.

Orang juga berhak mengunjungi Habs al-Masih yang terletak di dekat Mar Yaqub di pinggiran kota, mengunjungi kamar-kamar Yaqub yang juga terletak di pinggiran kota, serta mengunjungi kamar-kamar dan wisma-wisma di dekat Gua Bethlehem.

Selain itu, patriarkat Armenia yang disebutkan sebelumnya memiliki hak untuk mengelola semua kebun dan perkebunan zaitun, dan secara umum gereja, kuil, biara, dan tempat suci mereka.

Mereka juga memiliki kendali penuh atas semua harta benda mereka, wakaf mereka, dan apapun yang mereka miliki. Tidak seorang pun boleh menghalangi orang Armenia mana pun yang datang mengunjungi Gereja atau Sumur yang disebut “Zamzam”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Mengenal Masjid Pertama...
Mengenal Masjid Pertama yang Dibangun di Muka Bumi
Inilah Asal-usul Kakbah...
Inilah Asal-usul Kakbah dijadikan Kiblat dan Arah Salat
Rekomendasi
Dikira Punah, Jari Zombie...
Dikira Punah, Jari Zombie Ditemukan Bertahan di Australia
Benarkah Kapal Hantu...
Benarkah Kapal Hantu The Flying Dutchman Itu Ada? Ini Penjelasannya
Benua Ekstrem Tersembunyi...
Benua Ekstrem Tersembunyi Ditemukan di Bawah Es Antartika
Artikel Terkini
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved