Besuk Jemaah Haji Sakit, Muhadjir: Buat Evaluasi Harian Agar Tak Salah Diagnosa
Minggu, 04 Juni 2023 - 01:07 WIB
loading...
A
A
A
"Saya kira harus diadakan evaluasi setiap hari dalam kaitannya dengan pelayanan dan perawatan kepada pasien-pasien jemaah haji khususnya jemaah usia lanjut sehingga diagnosis dan treatmen tidak mengalami kesalahan. Biar akurat," ujarnya.
Di sisi lain, Muhadjir melihat tim kesehatan di Makkah dan Madinah sudah sangat memadai. Sebab keduanya sudah dilengkapi high unit meski ventilator tidak diperbolehkan karena status klinik.
"Sudah cukup memadai terutama yang berkaitan dengan penyakit-penyakit berkaitan dengan orang tua yakni, asam urat, kolesterol, pneumonia. Saya lihat tim kesehatan di Makkah dan Madinah sudah sangat memadai. Saran saya supaya ada evaluasi periodik," ucapnya.
Kasi Kesehatan Daker Madinah Thafsin Al Farizi menyebut, sejak kedatangan jemaah haji pada 24 Mei sampai 1 Juni 2023 total 77 jemaah yang dirawat. Rinciannya, 50 pasien dirawat di KKHl dan 27 orang di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
"Kami akan melakukan medical check kepada jemaah haji dengan risiko tinggi dalam rangka mempersiapkan puncak nanti di Arafah. Dua hari ini begitu medical check ada dua orang yang langsung dirawat" katanya.
Alfarizi menyebut, umumnya jemaah haji dengan usia di atas 60 dan 65 tahun banyak yang mengalami gejala demensia.
"Banyak hal yang memengaruhi dimensia selain faktor usia yakni, kurang cairan, istirahat, termasuk perbedaan geografis sehingga terjadi disorientasi tempat," ucapnya.
Di sisi lain, Muhadjir melihat tim kesehatan di Makkah dan Madinah sudah sangat memadai. Sebab keduanya sudah dilengkapi high unit meski ventilator tidak diperbolehkan karena status klinik.
"Sudah cukup memadai terutama yang berkaitan dengan penyakit-penyakit berkaitan dengan orang tua yakni, asam urat, kolesterol, pneumonia. Saya lihat tim kesehatan di Makkah dan Madinah sudah sangat memadai. Saran saya supaya ada evaluasi periodik," ucapnya.
Kasi Kesehatan Daker Madinah Thafsin Al Farizi menyebut, sejak kedatangan jemaah haji pada 24 Mei sampai 1 Juni 2023 total 77 jemaah yang dirawat. Rinciannya, 50 pasien dirawat di KKHl dan 27 orang di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
"Kami akan melakukan medical check kepada jemaah haji dengan risiko tinggi dalam rangka mempersiapkan puncak nanti di Arafah. Dua hari ini begitu medical check ada dua orang yang langsung dirawat" katanya.
Alfarizi menyebut, umumnya jemaah haji dengan usia di atas 60 dan 65 tahun banyak yang mengalami gejala demensia.
"Banyak hal yang memengaruhi dimensia selain faktor usia yakni, kurang cairan, istirahat, termasuk perbedaan geografis sehingga terjadi disorientasi tempat," ucapnya.
(ams)
Lihat Juga :