Istigasah, Hukum dan Dalil untuk Melaksanakannya

Senin, 01 September 2025 - 15:09 WIB
loading...
Istigasah, Hukum dan...
Istigasah adalah doa bersama yang dipimpin satu orang, pelaksanaan istigasah biasanya karena menginginkan hajat tertentu secara massal. Foto dok SINDOnews
A A A
Istigasah sudah sangat akrab dengan kaum muslimin, Istigasah juga termasuk doa atau doa bersama . Yakni doa dengan tingkat permohonan yang sangat mendesak, ingin dikabulkan.

Dalam bukunya, Al Mulakhosh fii Syarhi Kitabit Tauhid, yang ditulis Syaikh Sholih bin Fauzan bin ‘Abdullah Al Fauzan, disebutkan bahwa Istigasah adalah Ibadah.

Beberapa dalil menunjukkan bahwa Istigasah termasuk ibadah dan tidak boleh berdoa kepada selain Allah.



AllahTa’alaberfirman :

وَلَا تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ (106) وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَادَّ لِفَضْلِهِ يُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ (107)


“Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian), itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zalim”. Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yunus : 106 - 107).

Beliau Syaikh Sholih Al Fauzanberkata bahwa dalil di atas menunjukkan larangan berdoa kepada selain Allah dan termasuk syirik yang menafikan tauhid. Bahwa do’a dan ibadah lainnya hanya boleh ditujukan pada Allah dan doa yang ditujukan pada selain-Nya termasuk kesyirikan karena tidak dapat mendatangkan manfaat dan menolak bahaya.

Baca juga: Kemenag Gelar Istigasah Daring Doakan Keselamatan Bangsa Indonesia

Mayoritas orang yang melakukan istigasah dan doa adalah dalam rangka meminta rezeki. Dan rezeki adalah sesuatu yang diberi atau dihadiahi. Di dalamnya termasuk kesehatan, keselamatan, harta, makanan, tempat tinggal, hewan tunggangan, dan segala hal yang dibutuhkan oleh seseorang.

Dalam meminta rezeki, kita diperintahkan untuk berharap pada Allah saja sebagaimana disebutkan dalam ayat :

إِنَّ الَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ لَكُمْ رِزْقًا فَابْتَغُوا عِنْدَ اللَّهِ الرِّزْقَ وَاعْبُدُوهُ وَاشْكُرُوا لَهُ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ


“Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan.” (QS. Al ‘Ankabut : 17)

Masih banyak ayat-ayat yang semisal di atas. Intinya, ayat-ayat tersebut menunjukkan bahwa istigasah kepada selain Allah sangat dilarang. Sedangkan do’a adalah ibadah. Begitu pula istigasah adalah ibadah. Dan memalingkan ibadah kepada selain Allah termasuk kekufuran dan syirik.

Apakah Istigasah Bisa Menjadi Syirik?

Sebagaimana telah dipahami bahwa istigasah adalah meminta pertolongan agar terhindar dari kesulitan, maka tidak boleh hal ini ditujukan selain pada Allah, terkhusus pada hal-hal yang hanya mampu dilakukan oleh Allah semata. Karena istighosah bisa saja diminta dari makhluk yang mampu memenuhinya.

Baca juga: Doa untuk Menghimpun Kebaikan yang Diajarkan Rasulullah SAw, Yuk Amalkan!

Sebagian ulama memberikan ketentuan kapan istigasah termasuk syirik akbar, yaitu ketika istighosah ditujukan pada makhluk yang mereka sebenarnya tidak mampu memenuhinya. Sebagian lagi berkata bahwa istighosah adalah meminta pertolongan dihilangkan bencana pada makhluk pada perkara yang tidak dimampui selain Allah. Pendapat terakhir, itulah yang lebih tepat.

Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam juga pernah beristigasah. Rasulullah berlandaskan ayat :

إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُمْ بِأَلْفٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُرْدِفِينَ


(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu : “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut”. ( QS. Al-Anfal : 7 )

Dan saat itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa dengan sungguh-sungguh, sampai-sampai selendang beliau jatuh dari pundaknya.

“Saat terjadi perang Badr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melihat pasukan orang-orang Musyrik berjumlah seribu pasukan, sedangkan para sahabat beliau hanya berjumlah tiga ratus sembilan belas orang.

Kemudian Nabi Allah shallallahu ‘alaihi wasallam menghadapkan wajahnya ke arah kiblat sambil menengadahkan tangannya, beliau berdoa :

“ALLAHUMMA ANJIS LII MAA WA’ADTANI, ALLAHUMMA AATI MAA WA’ADTANI, ALLAHUMMA IN TUHLIK HAADZIHIL ‘ISHAABAH MIN AHLIL ISLAM LA TU’BAD FIL ARDLI“

‘(Ya Allah, tepatilah janji-Mu kepadaku.
Ya Allah, berilah apa yang telah Engkau janjikan kepadaku.
Ya Allah, jika pasukan Islam yang berjumlah sedikit ini musnah, niscaya tidak ada lagi orang yang akan menyembah-Mua di muka bumi ini).’

Jadi Rasulullah senantiasa berdoa kepada Rabbnya dengan mengangkat tangannya sambil menghadap ke kiblat, sehingga selendang beliau terlepas dari bahunya. Wallahu'alam

Baca juga: Menyeru Kebaikan, Begini Saran Imam Al Ghazali
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kemenag Gelar Istigasah...
Kemenag Gelar Istigasah Daring Doakan Keselamatan Bangsa Indonesia
Bacaan Istighosah dan...
Bacaan Istighosah dan Tahlil Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Bacaan Istigasah Kubro...
Bacaan Istigasah Kubro Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan
Bacaan Doa Istighosah...
Bacaan Doa Istighosah Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan
Bacaan Yasin dan Istighosah...
Bacaan Yasin dan Istighosah Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Inilah Penjelasan Istighosah,...
Inilah Penjelasan Istighosah, Ibadah yang Pernah Dilakukan Rasulullah
Rekomendasi
Lebih Dahulu Gelap atau...
Lebih Dahulu Gelap atau Terang? Berikut Penjelasan Lengkapnya
Jepang Menemukan 7.000...
Jepang Menemukan 7.000 Lebih Pulau Baru
Ilmuwan Ungkap Fenomena...
Ilmuwan Ungkap Fenomena Alam Mematikan yang Dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul
Artikel Terkini
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Infografis
Hukum dan Lafaz Niat...
Hukum dan Lafaz Niat ketika Menyerahkan Zakat Fitrah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved