Irjen Kemenag Sebut Pelayanan Haji Sudah Sesuai Target
Rabu, 14 Juni 2023 - 12:50 WIB
loading...
Irjen Kemenag Faisal Ali Hasyim mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan haji ini benar-benar efektif yang ditandai dengan kepuasan jemaah. Foto/SINDOnews/Sucipto
A
A
A
MADINAH - Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) menilai pelaksanaan ibadah haji sudah sesuai target. Hal itu tercermin dari kepuasaan jemaah haji terhadap pelayanan yang diberikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag Faisal Ali Hasyim mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan haji ini benar-benar efektif yang ditandai dengan kepuasan jemaah.
Baca juga: Peningkatan Layanan Haji, Indonesia Usulkan 4 Hal Ini ke Arab Saudi
"Hasil sementara dari pantauan kita, dari enam aspek yang kita awasi dari mulai pelayanan petugas, pelayanan ibadah, akomodasi, konsumsi, dan transportasi serta pelayanan lainnya. Alhamdulillah berjalan sesuai dengan SOP dan target yang telah ditetapkan," ujarnya, Rabu (14/6/2023).
Faisal mengaku pihaknya fokus pengawasan terhadap akomodasi dan katering. Di katering, pihaknya sudah ke lapangan melihat langsung dapur katering dan sudah sesuai kontrak. Selain itu, jemaah juga menyatakan menu yang diberikan sesuai selera.
"Hal ini sesuai dengan keinginan kita agar menu yang disajikan sesuai dengan selera Nusantara," ucapnya.
Begitu juga dengan akomodasi, sejauh ini tidak ada keluhan berarti di lapangan. Faisal menyadari ada beberapa kendala di lapangan terkait akomodasi tapi itu karena ada faktor yang tidak bisa diperkirakan.
"Pantauan kami dari hasil pengawasan tidak ada masalah yang berarti. Termasuk dengan pelayanan petugas yang sigap melayani jemaah dengan baik. Konsen kami Irjen ini kan memastikan apa yang menjadi ukuran indikator keberhasilan pelayanan haji itu benar-benar dijaga," jelasnya.
Terkait dengan implementasi pelayanan haji ramah lanjut usia (lansia), Faisal menyebut semua sudah berjalan dengan rapi. Tidak ada jemaah haji yang terabaikan, tidak dilayani.
"Dalam beberapa hal memang kita mengharapkan kerja sama antara mereka sesama jemaah. Meski sudah menambah petugas khusus mengurusi lansia tetap saja, karena jemaah lansia kita banyak maka ada hal-hal yang perlu ditingkatkan. Tapi secara umum saya memantau tidak ada jemaah kita yang terlantar atau tidak diurus," paparnya.
Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag Faisal Ali Hasyim mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan haji ini benar-benar efektif yang ditandai dengan kepuasan jemaah.
Baca juga: Peningkatan Layanan Haji, Indonesia Usulkan 4 Hal Ini ke Arab Saudi
"Hasil sementara dari pantauan kita, dari enam aspek yang kita awasi dari mulai pelayanan petugas, pelayanan ibadah, akomodasi, konsumsi, dan transportasi serta pelayanan lainnya. Alhamdulillah berjalan sesuai dengan SOP dan target yang telah ditetapkan," ujarnya, Rabu (14/6/2023).
Faisal mengaku pihaknya fokus pengawasan terhadap akomodasi dan katering. Di katering, pihaknya sudah ke lapangan melihat langsung dapur katering dan sudah sesuai kontrak. Selain itu, jemaah juga menyatakan menu yang diberikan sesuai selera.
"Hal ini sesuai dengan keinginan kita agar menu yang disajikan sesuai dengan selera Nusantara," ucapnya.
Begitu juga dengan akomodasi, sejauh ini tidak ada keluhan berarti di lapangan. Faisal menyadari ada beberapa kendala di lapangan terkait akomodasi tapi itu karena ada faktor yang tidak bisa diperkirakan.
"Pantauan kami dari hasil pengawasan tidak ada masalah yang berarti. Termasuk dengan pelayanan petugas yang sigap melayani jemaah dengan baik. Konsen kami Irjen ini kan memastikan apa yang menjadi ukuran indikator keberhasilan pelayanan haji itu benar-benar dijaga," jelasnya.
Terkait dengan implementasi pelayanan haji ramah lanjut usia (lansia), Faisal menyebut semua sudah berjalan dengan rapi. Tidak ada jemaah haji yang terabaikan, tidak dilayani.
"Dalam beberapa hal memang kita mengharapkan kerja sama antara mereka sesama jemaah. Meski sudah menambah petugas khusus mengurusi lansia tetap saja, karena jemaah lansia kita banyak maka ada hal-hal yang perlu ditingkatkan. Tapi secara umum saya memantau tidak ada jemaah kita yang terlantar atau tidak diurus," paparnya.
Lihat Juga :