Keagungan Kakbah dan Doa untuk Perdamaian Dunia
Jum'at, 16 Juni 2023 - 15:38 WIB
loading...
A
A
A
Jadi, Kakbah adalah Al-Baitul Haram. Ia juga bernama Al-Bait Al-Atiq. Pada ayat-ayat di atas Allah menyebutkan bahwa Nabi Ibrahim lah yang meninggikan dasar-dasar Baitullah. Beliau pula yang membangun Ka'bah. Sedangkan yang membantu beliau dalam pekerjaan ini adalah putranya, Nabi Ismail, seperti sudah dijelaskan pada pembahasan yang lalu.
Allah memberikan kepada Baitullah ini sebuah kehormatan dan kesucian yang tidak diberikan kepada tempat manapun di muka bumi. Beberapa hukum dan adab (sopan santun) yang berkaitan dengan Ka'bah, rumah Allah yang suci yaitu dengan berdoa.
Doa untuk Perdamaian Dunia
Allahumma zid Haadzal bayta tasyriifan wa ta'zhiiman wa takriiman wa mahaabatan, wa zid man syarrafahuu wa karramahuu min man hajjahuu aw i'tamarahuu tasyriifan wa takriiman wa ta'zhiiman wa birran.
Artinya: "Ya Allah, tambahkan kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kehebatan pada Baitullah ini. Tambahkan juga kemuliaan, kehormatan, keagungan, dan kebaikan untuk orang-orang berhaji atau berumrah yang memuliakan dan menghormati Ka'bah."
Allohumma Antas Salaam, wa minkas salaam, fa hayyina Rabbana bis salaam.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah keselamatan. Dari-Mu keselamatan berasal. Wahai Tuhan kami, berikan kehormatan pada kami melalui keselamatan."
"Ya Allah Tuhan kami. Hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemunkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu."
Baca Juga: Cara Nabi Ibrahim dan Ismail Membangun Kakbah, Kiblat Umat Muslim di Dunia
Allah memberikan kepada Baitullah ini sebuah kehormatan dan kesucian yang tidak diberikan kepada tempat manapun di muka bumi. Beberapa hukum dan adab (sopan santun) yang berkaitan dengan Ka'bah, rumah Allah yang suci yaitu dengan berdoa.
Doa untuk Perdamaian Dunia
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرّفَهُ وَكَرّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا
Allahumma zid Haadzal bayta tasyriifan wa ta'zhiiman wa takriiman wa mahaabatan, wa zid man syarrafahuu wa karramahuu min man hajjahuu aw i'tamarahuu tasyriifan wa takriiman wa ta'zhiiman wa birran.
Artinya: "Ya Allah, tambahkan kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kehebatan pada Baitullah ini. Tambahkan juga kemuliaan, kehormatan, keagungan, dan kebaikan untuk orang-orang berhaji atau berumrah yang memuliakan dan menghormati Ka'bah."
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ
Allohumma Antas Salaam, wa minkas salaam, fa hayyina Rabbana bis salaam.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah keselamatan. Dari-Mu keselamatan berasal. Wahai Tuhan kami, berikan kehormatan pada kami melalui keselamatan."
"Ya Allah Tuhan kami. Hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemunkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu."
Baca Juga: Cara Nabi Ibrahim dan Ismail Membangun Kakbah, Kiblat Umat Muslim di Dunia
(rhs)
Lihat Juga :