Alawi Akhirnya Sampai ke Tanah Suci: Pergi Haji Jalan Kaki Ditempuh 1 Tahun 17 Hari
Selasa, 20 Juni 2023 - 11:54 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak ada protein atau makanan khusus. Jika saya mendapat makanan halal, saya memakannya. Saya benar-benar nyaman dan santai secara mental.”
Sementara Alawi menjelajahi berbagai budaya dan masakan di sepanjang rute, dia juga harus menghadapi berbagai bahaya alam.
“Sering terjadi ketakutan, terutama karena adanya hewan liar seperti harimau, beruang dan lainnya. Di Iran, saya melihat jejak kaki beberapa hewan liar dan saya merekamnya dengan kamera ponsel saya. Namun baru ketika saya menunjukkannya kepada beberapa orang di sana, saya baru menyadari bahwa itu adalah jejak kaki harimau. Setelah kejadian itu, rasa takut mulai berkembang di dalam pikiran saya,” katanya.
Baca juga: Kisah Haji Tukang Sol Sepatu, Seluruh Haji Diterima Allah Berkat Amalannya
Dia menambahkan: "Di Iran, itu adalah pengalaman yang berbeda karena saya harus berjalan melintasi seluruh Iran dalam salju sendirian, kondisi cuaca berubah setiap saat, dan itu adalah tantangan utama."
“Saya pernah tinggal di peternakan kambing dengan para gembala. Mereka yang mengundang saya ke rumah mereka memberi saya makanan dan tempat berlindung di Iran dan Irak karena mengetahui bahwa saya adalah seorang musafir Muslim.”
Alawi termotivasi oleh iman dan kepercayaannya yang kuat kepada Allah. “Mencapai Makkah dan Madinah adalah mimpiku, dan mencapainya dengan langkah kaki adalah tujuanku. Saya menjaga tujuan saya selalu di depan mata saya dan saya bekerja keras untuk itu dan itu menjadi kenyataan.”
Alawi mengatakan dia ingin menjadi contoh bagi orang lain. “Banyak orang terinspirasi untuk menunaikan ibadah haji karena perjalanan ini. Haji adalah ritual suci, dan saya ingin menginspirasi orang lain untuk melakukan haji apapun yang terjadi.”
Alawi sering membagikan cuplikan perjalanannya di media sosial, di mana dia memiliki lebih dari 4,9 juta pengikut di Instagram, 1,5 juta di YouTube, dan halaman Facebook yang terverifikasi.
Baca juga: Kisah Mualaf Jerman Murad Wilfred Hoffman Pergi Haji
Sementara Alawi menjelajahi berbagai budaya dan masakan di sepanjang rute, dia juga harus menghadapi berbagai bahaya alam.
“Sering terjadi ketakutan, terutama karena adanya hewan liar seperti harimau, beruang dan lainnya. Di Iran, saya melihat jejak kaki beberapa hewan liar dan saya merekamnya dengan kamera ponsel saya. Namun baru ketika saya menunjukkannya kepada beberapa orang di sana, saya baru menyadari bahwa itu adalah jejak kaki harimau. Setelah kejadian itu, rasa takut mulai berkembang di dalam pikiran saya,” katanya.
Baca juga: Kisah Haji Tukang Sol Sepatu, Seluruh Haji Diterima Allah Berkat Amalannya
Dia menambahkan: "Di Iran, itu adalah pengalaman yang berbeda karena saya harus berjalan melintasi seluruh Iran dalam salju sendirian, kondisi cuaca berubah setiap saat, dan itu adalah tantangan utama."
“Saya pernah tinggal di peternakan kambing dengan para gembala. Mereka yang mengundang saya ke rumah mereka memberi saya makanan dan tempat berlindung di Iran dan Irak karena mengetahui bahwa saya adalah seorang musafir Muslim.”
Alawi termotivasi oleh iman dan kepercayaannya yang kuat kepada Allah. “Mencapai Makkah dan Madinah adalah mimpiku, dan mencapainya dengan langkah kaki adalah tujuanku. Saya menjaga tujuan saya selalu di depan mata saya dan saya bekerja keras untuk itu dan itu menjadi kenyataan.”
Alawi mengatakan dia ingin menjadi contoh bagi orang lain. “Banyak orang terinspirasi untuk menunaikan ibadah haji karena perjalanan ini. Haji adalah ritual suci, dan saya ingin menginspirasi orang lain untuk melakukan haji apapun yang terjadi.”
Alawi sering membagikan cuplikan perjalanannya di media sosial, di mana dia memiliki lebih dari 4,9 juta pengikut di Instagram, 1,5 juta di YouTube, dan halaman Facebook yang terverifikasi.
Baca juga: Kisah Mualaf Jerman Murad Wilfred Hoffman Pergi Haji
(mhy)
Lihat Juga :