Raker dengan Timwas Haji DPR, Menag Paparkan Kesiapan Jelang Armuzna
Senin, 26 Juni 2023 - 05:36 WIB
loading...
Menag Yaqut Cholil Qoumas saat memaparkan kesiapan Armuzna kepada Timwas Haji DPR di di Hotel 707 Raudhah, Makkah. Foto: SINDOnews/Sucipto
A
A
A
MAKKAH - Kementerian Agama ( Kemenag ) bersama Tim Pengawas Haji DPR menggelar rapat kerja di Makkah, Minggu (25/6/2023). Rapat tersebut membahas persiapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Hadir dalam rapat tersebut, Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Wamenag Zainut Tauhid, Dirjen PHU Hilman Latief, serta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Akan Tempati 70 Maktab di Arafah
Dalam rapat tersebut, Gus Yaqut panggilan Yaqut Cholil Qoumas memaparkan berbagai persiapan menjelang Armuzna. Gus Yaqut menyebut seluruh persiapan sudah baik meski masih ada beberapa hal yang harus dilengkapi, tapi semua dipastikan selesai H-1 puncak haji.
"Terkait kesehatan, kami lihat di Arafah kesiapan klinik cukup bagus. Di Mina yang masih kurang. Di Mina AC nya kurang, kalau di klinik saya minta lebih dingin dibanding tenda-tenda jemaah, kemarin kita komplain. Alhamdulillah sudah ditambah pendingin ruangan khusus di klinik. Maktab untuk petugas kesehatan di Mina yang belum dipenuhi, di Arafah sudah, tinggal di Mina," katanya.
Selain itu, Gus Yaqut juga menjelaskan terkait daya listrik yang masih kurang untuk menghidupkan ventilator di klinik di Mina.
"Kita tahu jemaah yang masuk ke KKHI dan RSAS rata-rata selain demensia juga ISPA yang seringkali membutuhkan ventilator untuk bernafas tapi daya kistriknya tidak cukup kalau di kasih ventilator," katanya.
Gus Yaqut mengaku telah berkonsultasi dengan tim kesehatan agar menaikkan 100 amphere. "Masyariq yakni perusahaan yang menyediakan layanan menyanggupi tapi saya belum cek karena baru datang. Setelah pertemuan ini semua beres baik tenda petugas haji maupun daya listrik untuk ventilator," kata dia.
Soal sanitiasi, Gus Yaqut menyebut ada penambahan toilet di Arafah sebanyak 500.
Hadir dalam rapat tersebut, Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Wamenag Zainut Tauhid, Dirjen PHU Hilman Latief, serta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.
Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Akan Tempati 70 Maktab di Arafah
Dalam rapat tersebut, Gus Yaqut panggilan Yaqut Cholil Qoumas memaparkan berbagai persiapan menjelang Armuzna. Gus Yaqut menyebut seluruh persiapan sudah baik meski masih ada beberapa hal yang harus dilengkapi, tapi semua dipastikan selesai H-1 puncak haji.
"Terkait kesehatan, kami lihat di Arafah kesiapan klinik cukup bagus. Di Mina yang masih kurang. Di Mina AC nya kurang, kalau di klinik saya minta lebih dingin dibanding tenda-tenda jemaah, kemarin kita komplain. Alhamdulillah sudah ditambah pendingin ruangan khusus di klinik. Maktab untuk petugas kesehatan di Mina yang belum dipenuhi, di Arafah sudah, tinggal di Mina," katanya.
Selain itu, Gus Yaqut juga menjelaskan terkait daya listrik yang masih kurang untuk menghidupkan ventilator di klinik di Mina.
"Kita tahu jemaah yang masuk ke KKHI dan RSAS rata-rata selain demensia juga ISPA yang seringkali membutuhkan ventilator untuk bernafas tapi daya kistriknya tidak cukup kalau di kasih ventilator," katanya.
Gus Yaqut mengaku telah berkonsultasi dengan tim kesehatan agar menaikkan 100 amphere. "Masyariq yakni perusahaan yang menyediakan layanan menyanggupi tapi saya belum cek karena baru datang. Setelah pertemuan ini semua beres baik tenda petugas haji maupun daya listrik untuk ventilator," kata dia.
Soal sanitiasi, Gus Yaqut menyebut ada penambahan toilet di Arafah sebanyak 500.
Lihat Juga :