Ambil Nafar Awal, 142.000 Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina Menuju Makkah
Sabtu, 01 Juli 2023 - 04:42 WIB
loading...
A
A
A
Hal pertama hang menjadi bahan evaluasi adalah kapasitas tenda. Menurut Zaenal, penambahan kuota jemaah haji Indonesia mempunyai konsekuensi dengan kapasitas tenda di Mina. "Kita sudah mempersiapkan tenda, tetapi kemudian ada kuota tambahan, ini kita perlu perhatikan secara bersama-sama," kata dia.
Begitu juga dengan konsumsi. Menurut Zaenal, pihaknya terus berkomunikasi dengan Masyariq atau pengelola Armuzna agar mempersiapkan lebih awal.
"Termasuk fasilitas toilet seperti ketersediaan air. Di awal-awal masih ada kendala kemudian kita terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Masyariq, alhamdulillah sudah semakin membaik," katanya.
Terkait dengan persoalan transportasi di Armuzna, Zaenal mengatakan, hal itu sudah diperhitungkan dengan matang oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Jika terlalu banyak transportasi akan membuat jalan macet sehingga perlu dipertimbangkan.
"Transportasi kurang, bisa jadi menghambat. Tetapi transportasi yang berlebihan menyebabkan macet. Ini harus kita pertimbangkan dengan matang," ucapnya.
Begitu juga dengan konsumsi. Menurut Zaenal, pihaknya terus berkomunikasi dengan Masyariq atau pengelola Armuzna agar mempersiapkan lebih awal.
"Termasuk fasilitas toilet seperti ketersediaan air. Di awal-awal masih ada kendala kemudian kita terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Masyariq, alhamdulillah sudah semakin membaik," katanya.
Terkait dengan persoalan transportasi di Armuzna, Zaenal mengatakan, hal itu sudah diperhitungkan dengan matang oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Jika terlalu banyak transportasi akan membuat jalan macet sehingga perlu dipertimbangkan.
"Transportasi kurang, bisa jadi menghambat. Tetapi transportasi yang berlebihan menyebabkan macet. Ini harus kita pertimbangkan dengan matang," ucapnya.
(zik)
Lihat Juga :