Arab Saudi Ubah Kebijakan Arafah dan Mina, Kemenag Percepat Penentuan BPIH 2024

Rabu, 05 Juli 2023 - 12:24 WIB
loading...
Arab Saudi Ubah Kebijakan...
Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan sejumlah akselerasi untuk mempercepat penentuan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2024. Foto/SINDOnews
A A A
MAKKAH - Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan sejumlah akselerasi untuk mempercepat penentuan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2024. Upaya itu untuk menyikapi langkah Arab Saudi yang mengubah kebijakan terkait penentuan lokasi di Arafah dan Mina (Masyair).

"Tantangan kita ke depan itu adalah bagaimana kita mempersiapkan haji itu menjadi lebih baik daripada yang saat ini, bagaimana mengakselerasi semua proses-proses setelah puncak haji," ujar Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama (Kemenag) Faisal Ali Hasyim di Makkah, Selasa (4/7/2023).

Baca juga: Kloter Awal Jemaah Haji Keluhkan Sakit Mata saat Tiba di Indonesia

Faisal menyebut salah satu akselerasi yang akan dilakukan adalah mempercepat penyusunan laporan keuangan haji 2023 dari 60 hari menjadi 30 hari. "Laporan keuangan kalau menurut aturan itu 60 hari. Nah kita akan akselerasi mungkin enggak kalau 30 hari, kemudian kita akan sampaikan ke DPR," kata dia.

Sebab siklus setelah pelaksanaan haji 2023 itu adalah penyampaian laporan keuangan ke DPR, pemeriksaan oleh Badan Pemeriksan Keuangan (BPK). "Setelah itu baru proses pembahasan BPIH 2024," ucapnya.

Kemenag akan mengupayakan percepatan sehingga jika DPR menyetujui, maka pembahasan BPIH 2024 bisa lebih cepat. Dampaknya proses persiapan pelaksanaan haji seperti pengadaan akomodasi, katering, hingga transportasi lebih cepat. "Sehingga nanti kita bisa memperbaiki layanan di Armina (Arafah Muzdalifah Mina)," ucapnya.

Dalam kebijakan terbarunya, kata Faisal, Pemerintah Arab Saudi meminta semua kontrak dari seluruh negara termasuk Indonesia selesai pada 24 Februari 2024. "Semuanya harus sudah masuk, sudah selesai tentang kontrak," paparnya.

Selain laporan keuangan, kata Faisal, pihaknya juga akan melakukan percepatan-percepatan dalam persiapan haji seperti, pengadaan akomodasi, katering, dan transportasi.

"Kami upayakan percepatan-percepatan sehingga jika nanti DPR setuju proses pembahasan BPIH tahin depan bisa dipercepat lagi sehingga kontrak kita denga akomodasi bisa dipercepat. Sehingga kita bisa memperbaiki pelayanan di Armuzna," jelas Faisal.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menilai perubahan kebijakan mengenai Masyair merupakan sebuah tantangan yang harus dijawab.

"Pemerintah Saudi melalui Kementerian Haji menyampaikan siapa yang menyelesaikan proses administrasi lebih dulu, dia yang akan pilih posisi maktab (di Mina dan Arafah). Nah ini juga menjadi challenge bagi Kemenag," ujar Gus Men sapaan akrab Menag.

Baca juga: Kemenag: Layanan Dokumen Jemaah Haji 2024 Akan Gunakan Artificial Intelligence

Negara yang menyelesaikan administrasi seluruh kontrak akan memiliki hak untuk memilih posisi maktab terdekat ke Jamarat tempat untuk melempar jumrah Ula, Wustha, Aqobah.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Rekomendasi
Pabrik Senjata Tertua...
Pabrik Senjata Tertua di Dunia Berusia 7.200 Tahun Ditemukan di Jerusalem
Burung Dataran Tinggi...
Burung Dataran Tinggi Berevolusi untuk Perlindungan dari Dingin Ekstrem
Bagian Mars yang Hilang...
Bagian Mars yang Hilang Ditemukan di Bumi, Arkeolog Ungkap Fakta Ini
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Infografis
Umat Islam Murka, Tentara...
Umat Islam Murka, Tentara Israel Injak-injak Bendera Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved