Melihat Jejak Perjuangan Rasulullah dan Peradaban Islam di Museum Madinah
Kamis, 13 Juli 2023 - 07:16 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, museum ini juga menyimpan peralatan perang berupa busur panah milik Saad Ibn Abi Waqas yang merupakan sahabat Rasulullah. Dalam sejarahnya, Saad Ibn Abi Waqas merupakan pemanah ulung.
Dia selalu menyertai Rasulullah di setiap medan pertempuran. Salah satunya saat di Perang Uhud. Saad merupakan orang pertama yang melesatkan anak panah di medan perang. Dia masuk Islam pada usia 17 tahun. Dia termasuk generasi awal yang masuk Islam setelah Abu Bakar Asshidiq, Ali Bin Abi Thalib, dan Zaid Bin Haritshah.
Bukan hanya busur panah, museum itu juga menyimpan dua buah pedang dan perisai era Kerajaan Ottoman, Turki termasuk juga sejumlah senapan laras panjang dengan berbagai bentuk.
![Melihat Jejak Perjuangan Rasulullah dan Peradaban Islam di Museum Madinah]()
Jalur kereta api Hejaz yang dibangun pada zaman Kerajaan Ottoman. FOTO/SINDOnews/SUCIPTO
Hal menarik lainnya adalah di museum tersebut terdapat jalur kereta api Hejaz yang menghubungkan antara Madinah dengan Damaskus di era Kerajaan Ottoman. Sayangnya, saat penulis yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2023 ingin mengunjungi stasiun kereta api tersebut sudah ditutup sehingga tidak bisa melihat dari dekat jalur kereta tersebut.
Jalur kereta api tersebut dibangun oleh Sultan Abdul Hamid II pada 1900 silam. Jalur kereta api Hejaz dibangun untuk mempersatukan dunia Islam sekaligus memudahkan bagi jemaah haji saat menuju Makkah.
Dia selalu menyertai Rasulullah di setiap medan pertempuran. Salah satunya saat di Perang Uhud. Saad merupakan orang pertama yang melesatkan anak panah di medan perang. Dia masuk Islam pada usia 17 tahun. Dia termasuk generasi awal yang masuk Islam setelah Abu Bakar Asshidiq, Ali Bin Abi Thalib, dan Zaid Bin Haritshah.
Bukan hanya busur panah, museum itu juga menyimpan dua buah pedang dan perisai era Kerajaan Ottoman, Turki termasuk juga sejumlah senapan laras panjang dengan berbagai bentuk.

Jalur kereta api Hejaz yang dibangun pada zaman Kerajaan Ottoman. FOTO/SINDOnews/SUCIPTO
Hal menarik lainnya adalah di museum tersebut terdapat jalur kereta api Hejaz yang menghubungkan antara Madinah dengan Damaskus di era Kerajaan Ottoman. Sayangnya, saat penulis yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) 2023 ingin mengunjungi stasiun kereta api tersebut sudah ditutup sehingga tidak bisa melihat dari dekat jalur kereta tersebut.
Jalur kereta api tersebut dibangun oleh Sultan Abdul Hamid II pada 1900 silam. Jalur kereta api Hejaz dibangun untuk mempersatukan dunia Islam sekaligus memudahkan bagi jemaah haji saat menuju Makkah.
(abd)
Lihat Juga :