Melihat Jejak Perjuangan Rasulullah dan Peradaban Islam di Museum Madinah
Kamis, 13 Juli 2023 - 07:16 WIB
loading...
Museum Madinah Al Munawwarah menyimpan benda bersejarah yang berhubungan dengan Nabi Muhammad SAW. FOTO/SINDOnews/SUCIPTO
A
A
A
JAKARTA - Madinah merupakan salah satu dari dua kota suci di Arab Saudi. Di kota ini banyak sekali jejak bersejarah peninggalan Nabi Muhammad SAW .
Tak heran jika Madinah menjadi destinasi utama bagi jutaan umat Islam di dunia untuk dikunjungi. Terutama mereka yang tengah menjalankan ibadah haji dan umrah.
Untuk mengetahui perkembangan Kota Madinah dari masa ke masa dan perjuangan Rasulullah kala itu, pengunjung bisa mengunjungi Museum Madinah Al Munawwarah.
![Melihat Jejak Perjuangan Rasulullah dan Peradaban Islam di Museum Madinah]()
Busur panah yang digunakan dalam Perang Uhud. FOTO/SINDOnews/SUCIPTO
Museum ini banyak menyimpan koleksi barang-barang bernilai sejarah seperti mata uang dinar di zaman Rasulullah, artefak, batu kristal, persenjataan, pena beserta tempat tinta hingga surat Rasulullah yang ditujukan kepada penguasa Romawi dan sebagainya.
Termasuk sejarah mengenai nama Kota Madinah itu sendiri. Sebelum bernama Madinah, saat zaman jahiliyah kota ini lebih dikenal dengan sebutan Yatsrib. Namun setelah Islam berkembang, nama tersebut tidak lagi digunakan.
Saat ini, kota tersebut lebih dikenal sebagai Al-Madinah Al-Munawwarah yang berarti "Kota Bercahaya". Hal itu tidak terlepas dari peran penting Rasulullah dalam penyebaran ajaran Islam.
Terletak sekitar 453 kilometer dari Kota Suci Makkah, ada banyak gunung tandus yang mengelilingi Kota Madinah, di antaranya, Pegunungan Hijaz dengan Jabal Uhud sebagai puncak tertinggi dan hanya berjarak 5 Km dari Masjid Nabawi. Kemudian, Jabal Ayr, Jabal Al Rayah, Jabal Al Rumah dan Jabal Sala.
Baca juga: Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW pada Haji Wada' Sangat Menyentuh Hati
"Museum ini dibangun di lahan seluas 1.700 meter persegi. Dibangun sebelum Malik Bin Abdul Aziz," ujar Security Officer Hatim Ali Alraddadi, Kamis (13/7/2023).
Tak heran jika Madinah menjadi destinasi utama bagi jutaan umat Islam di dunia untuk dikunjungi. Terutama mereka yang tengah menjalankan ibadah haji dan umrah.
Untuk mengetahui perkembangan Kota Madinah dari masa ke masa dan perjuangan Rasulullah kala itu, pengunjung bisa mengunjungi Museum Madinah Al Munawwarah.

Busur panah yang digunakan dalam Perang Uhud. FOTO/SINDOnews/SUCIPTO
Museum ini banyak menyimpan koleksi barang-barang bernilai sejarah seperti mata uang dinar di zaman Rasulullah, artefak, batu kristal, persenjataan, pena beserta tempat tinta hingga surat Rasulullah yang ditujukan kepada penguasa Romawi dan sebagainya.
Termasuk sejarah mengenai nama Kota Madinah itu sendiri. Sebelum bernama Madinah, saat zaman jahiliyah kota ini lebih dikenal dengan sebutan Yatsrib. Namun setelah Islam berkembang, nama tersebut tidak lagi digunakan.
Saat ini, kota tersebut lebih dikenal sebagai Al-Madinah Al-Munawwarah yang berarti "Kota Bercahaya". Hal itu tidak terlepas dari peran penting Rasulullah dalam penyebaran ajaran Islam.
Terletak sekitar 453 kilometer dari Kota Suci Makkah, ada banyak gunung tandus yang mengelilingi Kota Madinah, di antaranya, Pegunungan Hijaz dengan Jabal Uhud sebagai puncak tertinggi dan hanya berjarak 5 Km dari Masjid Nabawi. Kemudian, Jabal Ayr, Jabal Al Rayah, Jabal Al Rumah dan Jabal Sala.
Baca juga: Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW pada Haji Wada' Sangat Menyentuh Hati
"Museum ini dibangun di lahan seluas 1.700 meter persegi. Dibangun sebelum Malik Bin Abdul Aziz," ujar Security Officer Hatim Ali Alraddadi, Kamis (13/7/2023).
Lihat Juga :