Peristiwa Muharram: Nabi Yunus Keluar dari Perut Ikan Laksana Seorang Bayi
Senin, 24 Juli 2023 - 10:39 WIB
loading...
A
A
A
Ibnu Ishaq meriwayatkan: Ketika Utbah dan Syaibah melihat apa yang terjadi, mereka tergerak dengan belas kasihan dan memanggil seorang budak Kristen muda yang bernama Addas dan menyuruhnya untuk mengambil seikat buah anggur di atas piring dan memberikannya kepada beliau untuk dimakan.
Addas melakukannya, dan ketika Rasulullah meletakkan tangannya di piring beliau berkata, “Bismillah,” sebelum makan.
Addas melihat lebih dekat ke wajahnya dan berkata, “Demi Allah, ini bukan cara penduduk negeri ini berbicara.”
Rasulullah lalu bertanya, “Lalu engkau dari negeri mana, wahai Addas? Dan apa agamamu?”
Dia menjawab bahwa dia adalah seorang Kristen dan berasal dari Niniwe.
“Dari kota orang yang saleh, Yunus bin Mattal,” kata Rasulullah.
“Tapi, bagaimana engkau dapat tahu tentangnya?” tanya Addas.
“Dia adalah saudaraku, dia adalah seorang nabi dan aku juga seorang nabi,” jawab Rasulullah.
Addas menunduk kepadanya dan mencium kepala, tangan, dan kakinya.
Baca juga: Bak Kisah Nabi Yunus, Penyelam Selamat Setelah Ditelan Ikan Paus
Kedua bersaudara itu melihat dan salah satunya berkata kepada yang lainnya, “Dia sudah mencemari budakmu!”
Dan ketika Addas kembali, mereka berkata kepadanya, “Dasar bajingan, mengapa engkau mencium kepala, tangan, dan kaki orang itu?”
Dia menjawab bahwa dia adalah orang terbaik di negeri ini yang telah memberitahunya hal-hal yang hanya bisa diketahui oleh seorang nabi.
Mereka menjawab, “Dasar bajingan, jangan biarkan dia merayumu dari agamamu, karena itu (agama Kristen) lebih baik dari agamanya.”
Dalam hadis lainnya, Ibnu Katsir dalam Qisas Al-Anbiya meriwayatkan, bahwa Nabi bersabda, “Tidak sepatutnya seorang hamba berkata aku lebih baik dari Yunus bin Matta.” (HR Bukhari )
Baca juga: Ilmuwan Duga Ikan yang Menelan Nabi Yunus Monster Laut Kuno
Addas melakukannya, dan ketika Rasulullah meletakkan tangannya di piring beliau berkata, “Bismillah,” sebelum makan.
Addas melihat lebih dekat ke wajahnya dan berkata, “Demi Allah, ini bukan cara penduduk negeri ini berbicara.”
Rasulullah lalu bertanya, “Lalu engkau dari negeri mana, wahai Addas? Dan apa agamamu?”
Dia menjawab bahwa dia adalah seorang Kristen dan berasal dari Niniwe.
“Dari kota orang yang saleh, Yunus bin Mattal,” kata Rasulullah.
“Tapi, bagaimana engkau dapat tahu tentangnya?” tanya Addas.
“Dia adalah saudaraku, dia adalah seorang nabi dan aku juga seorang nabi,” jawab Rasulullah.
Addas menunduk kepadanya dan mencium kepala, tangan, dan kakinya.
Baca juga: Bak Kisah Nabi Yunus, Penyelam Selamat Setelah Ditelan Ikan Paus
Kedua bersaudara itu melihat dan salah satunya berkata kepada yang lainnya, “Dia sudah mencemari budakmu!”
Dan ketika Addas kembali, mereka berkata kepadanya, “Dasar bajingan, mengapa engkau mencium kepala, tangan, dan kaki orang itu?”
Dia menjawab bahwa dia adalah orang terbaik di negeri ini yang telah memberitahunya hal-hal yang hanya bisa diketahui oleh seorang nabi.
Mereka menjawab, “Dasar bajingan, jangan biarkan dia merayumu dari agamamu, karena itu (agama Kristen) lebih baik dari agamanya.”
Dalam hadis lainnya, Ibnu Katsir dalam Qisas Al-Anbiya meriwayatkan, bahwa Nabi bersabda, “Tidak sepatutnya seorang hamba berkata aku lebih baik dari Yunus bin Matta.” (HR Bukhari )
Baca juga: Ilmuwan Duga Ikan yang Menelan Nabi Yunus Monster Laut Kuno
(mhy)
Lihat Juga :