Hikmah Pernikahan Rasulullah, Begini Penjelasan Ulama
Selasa, 25 Juli 2023 - 09:54 WIB
loading...
A
A
A
Keempat, menunjukkan Rasulullah adalah pribadi yang dicintai dan mencintai. Dari keluarga wanita (istri) yang keras hati menolak Islam akhirnya dilunakkan hatinya keluarga wanita dengan pernikahan.
Kelima, menjadi teladan bagi para muslimah akhir zaman ketika menghadapi persoalan rumah tangga. Karena Istri beliau Shallalahu 'Alaihi wa Sallam kerap menyampaikan hadis-hadis tentang persoalan rumah tangga.
Keenam, para istri Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam telah membuktikan dan menunjukkan risalah agung syariat Islam dalam menjunjung tinggi harkat dan martabat wanita.
Ketujuh, pernikahan dan perilaku beliau Shallalahu 'Alaihi wa Sallam kepada para istrinya adalah menjadi jalan yang benar, bagi para kaum muslimin laki-laki yang memiliki istri lebih dari satu, yakni agar tidak menzalimi salah satu di antara istrinya.
Adapun istri Nabishallallahu ‘alaihi wa sallamyang beliau gauli atau kita menyebut dengan ummahatul mukminin (ibunya orang beriman) yang rajih (pendapat terkuat) ada sebelas istri.
Enam istri dari Quraisy : Khadijah binti Khuwailid‘, Aisyah binti Abu Bakar, Hafshah binti ‘Umar, Ummu Habibah Ramlah binti Abi Sufyan, Ummu Salamah binti Abu Umayyah, dan Saudah binti Zam’ah.
Lalu empat dari kalangan Arab : Zainab binti Khuzaimah, Zainab binti Jahsy, Maimunah binti Al-Harits, Juwairiyah binti Al-Harits
Dan satu istri dari Bani Israil yaitu Shafiyah binti Huyay
Istri beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang meninggal dunia ketika beliau masih hidup adalah Khadijah binti Khuwailid dan Zainab binti Khuzaimah.
Baca juga: Ini Mengapa Nabi Muhammad SAW Menangis ketika Turunnya Surah Ali Imran Ayat 190
Wallahu A'lam
Kelima, menjadi teladan bagi para muslimah akhir zaman ketika menghadapi persoalan rumah tangga. Karena Istri beliau Shallalahu 'Alaihi wa Sallam kerap menyampaikan hadis-hadis tentang persoalan rumah tangga.
Keenam, para istri Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam telah membuktikan dan menunjukkan risalah agung syariat Islam dalam menjunjung tinggi harkat dan martabat wanita.
Ketujuh, pernikahan dan perilaku beliau Shallalahu 'Alaihi wa Sallam kepada para istrinya adalah menjadi jalan yang benar, bagi para kaum muslimin laki-laki yang memiliki istri lebih dari satu, yakni agar tidak menzalimi salah satu di antara istrinya.
Adapun istri Nabishallallahu ‘alaihi wa sallamyang beliau gauli atau kita menyebut dengan ummahatul mukminin (ibunya orang beriman) yang rajih (pendapat terkuat) ada sebelas istri.
Enam istri dari Quraisy : Khadijah binti Khuwailid‘, Aisyah binti Abu Bakar, Hafshah binti ‘Umar, Ummu Habibah Ramlah binti Abi Sufyan, Ummu Salamah binti Abu Umayyah, dan Saudah binti Zam’ah.
Lalu empat dari kalangan Arab : Zainab binti Khuzaimah, Zainab binti Jahsy, Maimunah binti Al-Harits, Juwairiyah binti Al-Harits
Dan satu istri dari Bani Israil yaitu Shafiyah binti Huyay
Istri beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang meninggal dunia ketika beliau masih hidup adalah Khadijah binti Khuwailid dan Zainab binti Khuzaimah.
Baca juga: Ini Mengapa Nabi Muhammad SAW Menangis ketika Turunnya Surah Ali Imran Ayat 190
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :