Malam Hijrah Nabi yang Menegangkan (1): Abu Jahal Merencanakan Pembunuhan

Selasa, 25 Juli 2023 - 17:07 WIB
loading...
Malam Hijrah Nabi yang...
Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah menjadi simbol kebangkitan Islam secara komunal (jamai). Foto ilustrasi/ist
A A A
Imam Shamsi Ali
Direktur Jamaica Muslim Center,
Presiden Nusantara Foundation USA

Hijrah menjadi sangat penting dalam rentetan peristiwa sejarah Islam. Hal itu karena Hijrah menjadi simbol kebangkitan Islam secara komunal (jama'i). Sehingga wajar saja jika Kalender Islam dimulai dengan peristiwa Hijrah. Walaupun Hijrahnya Rasulullah ﷺ tidak terjadi di awal bulan Muharram. Justru sebagian mengkalkulasi dan menyimpulkan jika Hijrah beliau terjadi pada sekitar bulan Safar. Riwayat lain menyebut Rabiul Awal.

Kali ini yang ingin saya gambarkan sedikit adalah situasi dua malam pertama Hijrah Rasulullah ﷺ yang sangat menegangkan itu. Malam keluarnya Rasulullah dari rumahnya. Dan satu malam sebelumnya. Dua malam ini adalah malam yang menegangkan. Selain tentunya, menurut para ulama, 8 atau 9 hari/malam perjalanan ditambah 2 malam di Gua Tsur itu.

Pada Kamis malam itu, menurut Ibnu Ishak, para kepala suku Mekah minus Abu Lahab dari suku Hashim dan Abi Hatim mengadakan pertemuan yang sangat rahasia. Abu Lahab tidak diundang karena bagaimana pun juga pastinya sebagai sesama suku dia akan menolak untuk kemenakannya (Muhammad) dieksekusi. Sementara Abi Hatim tidak diundang karena dia yang telah menjamin Rasulullah tetap tinggal di Mekah sejak tekanan-tekanan musuhnya semakin menjadi-jadi pasca kematian Paman (Abu Tholib) dan istrinya Sayyidah Khadijah (RA).

Pertemuan ekstra rahasia itu dipimpin oleh Abu Jahal. Sesaat menjelang pertemuan dimulai tiba-tiba pintu ruangan itu diketuk oleh seseorang. Di saat pintu dibuka nampak seseorang yang sudah tua berdiri di depan pintu. Ketika ditanya siapa gerangan orang itu, dia menjawab: "Saya fulan dari Nejed". Artinya, dia buka dari kalangan orang Mekkah. Dia pun meminta agar diizinkan ikut pertemuan itu dengan harapan dia ada masukan yang sangat penting.

Pertemuan itupun dibuka oleh Abu Jahal. Abu Jahal memulai dengan bertanya: "Apa yang harus dilakukan untuk mengenyahkan Muhammad dari masyarakat Mekkah? Jawaban pertama adalah dia harus dikurung. Dalam bahasa modern "imprisonment". Walau waktu itu penjara belum dikenal.

Tiba-tiba saja orang tua yang mengetuk pintu tadi bersuara dan menolak pendapat itu. Dia mengatakan bahwa kalau dia (Muhammad) dikurung maka boleh jadi dia masih bisa berkomunikasi dengan pengikutnya. Dan pada akhirnya pengikut dia akan memberontak.

Abu Jahal kemudian kembali bertanya: "Lalu apa yang harus dilakukan untuk mengenyahkannya dia dari kota ini?". Seseorang berdiri dan menjawab: "Kita harus buang dia ke tempat yang jauh". Mungkin dalam bahasa modern saat ini dikirim into exile (pembuangan).

Tapi sekali lagi orang tua tadi berdiri dan menyampaikan penolakan. Alasannya karena Muhammad itu sangat kharisma. Walaupun dia tidak bersama dengan pengikutnya, mereka akan tetap simpati dan loyal kepadanya.

Abu Jahal kemudian bersuara dengan mengatakan: "Saya tahu di kepala kalian pendapat yang ingin saya sampaikan ini sama. Hanya kalian tidak punya nyali untuk menyuarakannya." Dia kemudian menyambung: "Kita harus bunuh Muhammad."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Jejak Sejarah Ibadah...
Jejak Sejarah Ibadah Umrah Rasulullah SAW, Hanya 4 Kali Seumur Hidup
Diplomasi Perang ala...
Diplomasi Perang ala Rasulullah SAW: Strategi Cerdas di Balik Kemenangan
Kisah Baginda Nabi Muhammad...
Kisah Baginda Nabi Muhammad SAW Ketika Bertemu Lailatul Qadar
Rekomendasi
Harta Karun Tersembunyi...
Harta Karun Tersembunyi Menyembur Keluar dari dalam Tanah Norwegia
Burung Dataran Tinggi...
Burung Dataran Tinggi Berevolusi untuk Perlindungan dari Dingin Ekstrem
Masya Allah! Inilah...
Masya Allah! Inilah Gunung Pelangi China, Fenomena Alam yang Disebutkan dalam Al-Quran
Artikel Terkini
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Infografis
Ilmuwan - Ilmuwan Muslimah...
Ilmuwan - Ilmuwan Muslimah Yang Karyanya Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved