Rekontekstualisasi Semangat Hijrah Milenial dengan Islam Moderat

Rabu, 26 Juli 2023 - 19:05 WIB
loading...
Rekontekstualisasi Semangat...
Dosen UIN Alauddin Makassar, Abdul Rauf Muhammad Amin menjelaskan bahwa hijrah yang dilakukan seseorang harus memiliki pemaknaan yang kontekstual. Foto/Ist
A A A
MAKASSAR - Penggunaan istilah hijrah saat ini cukup tenar khususnya di kalangan generasi muda atau dikenal dengan istilah hijrah milenial. Mereka berusaha mengaitkan hijrahnya Rasulullah SAW dengan upaya pribadinya dalam peningkatan pengamalan agama.

Namun ternyata justru banyak generasi muda yang salah kaprah menafsirkan makna hijrah.

Baca juga: 7 Panduan agar Jalan Hijrah Tetap Istiqamah

Dosen UIN Alauddin Makassar, Abdul Rauf Muhammad Amin menjelaskan bahwa hijrah yang dilakukan seseorang harus memiliki pemaknaan yang kontekstual. Hijrah itu tidak bisa dipandang secara hitam putih, misalnya dengan mengartikannya sebagai perpindahan tempat semata.

Hijrah itu harus substansial, bisa membawa pelakunya dari keburukan pada kebaikan.

“Tapi itu sekali lagi tergantung pada cara berpikir. Terkadang anak-anak milenial itu memaknai hijrah perspektif yang konservatif,” ungkap Dr. Rauf di Makassar, Rabu (26/7/2023).

Dirinya mengungkapkan bahwa terminologi hijrah dalam Islam harus dimaknai secara kontekstual. Maksudnya adalah bahwa hijrah itu harus mengakomodasi tiga hal, antara lain adalah wahyu, reason/akal pikiran, dan realitas.

Baca juga: Hidayah Hijrah, Anugerah Terindah Dari Allah SWT

Kalau kita bisa mengombinasikan tiga hal ini untuk memahami Islam, maka akan sangat powerful untuk memperbaiki kualitas keagamaan kita. Hijrah juga harus dimaknai sebagai perjalanan spiritual dan mentalitas sehingga dapat membawa seseorang memahami konsep moderasi beragama.

"Hijrah itu adalah perubahan pola pikir dari Islam yang radikal dan ekstrim, menjadi Islam yang moderat. Islam yang moderat itulah yang sebenarnya dikehendaki dalam Islam. Ini yang membutuhkan narasi-narasi yang sustainable agar bisa mengurangi terjadinya tren radikalisme," sebut Rauf.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ala Khutah: Pengalaman...
Ala Khutah: Pengalaman Spiritual Warga Indonesia Menyusuri Jejak Hijrah Nabi di Saudi Arabia
Hijrah Wujudkan Masyarakat...
Hijrah Wujudkan Masyarakat Madani dan Berbudi Pekerti Luhur
Memaknai Muharram, KH...
Memaknai Muharram, KH Ali Masykur Musa: Hijrah sebagai Transformasi Hidup
Makna Hijrah, Momentum...
Makna Hijrah, Momentum Transformasi Spiritual, Intelektual, dan Sosial
Tahun Baru 1447 Hijriah,...
Tahun Baru 1447 Hijriah, Menag: Semoga Hijrah Kita Bukan Hanya Berpindah Waktu, tapi Berpindah Kualitas Hidup
Hijrah Perlu Konsistensi,...
Hijrah Perlu Konsistensi, Butuh Bekal Persiapannya
Rekomendasi
Jenis Anjing Pelacak...
Jenis Anjing Pelacak yang Dipakai Polisi untuk Bongkar Kejahatan
Ilmuwan Temukan Makhluk...
Ilmuwan Temukan Makhluk Tak Dikenal Bersembunyi di Gua Terpanjang di Dunia
Dikira Punah, Jari Zombie...
Dikira Punah, Jari Zombie Ditemukan Bertahan di Australia
Artikel Terkini
Doa agar Bisa Mewujudkan...
Doa agar Bisa Mewujudkan Keluarga Samawa
Adab Suami Istri agar...
Adab Suami Istri agar Rumah Tangga Samawa, Imam Ghazali: Bukan Sekadar Tidak Menyakiti
Cara Mengenali Rumah...
Cara Mengenali Rumah Tangga Samawa, Ini 7 Ciri-Cirinya Menurut Ajaran Islam
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Cara Islam Mengelola...
Cara Islam Mengelola Konflik Rumah Tangga: Teladan Rasulullah, Fatimah, dan Ali bin Abi Thalib
Soal Waktu : Benarkah...
Soal Waktu : Benarkah Sehari di Akhirat Sama dengan 1.000 Tahun di Dunia?
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved