Penjelasan tentang Rukun Iman Berdasar Hadis Dialog Rasulullah SAW dan Jibril
Kamis, 31 Agustus 2023 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
- Iman bahwa malaikat memiliki sifat sebagaimana dalam Al-Qur’an dan sunah, seperti bahwa mereka memiliki sayap, tidak seperti pemikiran sebagian orang yang me ngatakan bahwa malaikat itu ruh tanpa jasad atau sim bol kekuatan yang ada dalam diri manusia. Maka ini adalah pemikiran yang sesat dan menyimpang.
- Iman kepada nama-nama mereka seperti dalam Al Qur’an dan hadits: Jibril, Mika’il, Israfil, Munkar Nakir. Adapun yang tidak disebutkan namanya, kita wajib mengimaninya secara global.
- Iman kepada tugas-tugas malaikat karena para malaikat memiliki tugas masing-masing, seperti Jibril menyampaikan wahyu, Mika’il menurunkan hujan, Israfil meniupkan sangkakala. Adapun malaikat yang tidak diketa hui tugas-tugasnya secara khusus maka kita mengimani nya secara global.
Baca juga: Malaikat Bisa Berubah Wujud dalam Hadis tentang Dialog Nabi Muhammad SAW dengan Jibril
3. Iman kepada kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para rasul-Nya; mencakup beberapa hal:
- Iman bahwa kitab-kitab tersebut benar-benar diturunkan oleh Allah berisi kebenaran dan keadilan sebagai petunjuk bagi umat manusia.
- Iman dengan kitab yang kita ketahui namanya secara khusus seperti Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa as, Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa as, Zabur yang diturunkan kepada Nabi Dawud as. Adapun yang tidak kita ketahui namanya maka kita mengimaninya secara global.
- Membenarkan isi kitab yang ada kepada mereka selama kita tahu kebenarannya dan belum diubah-ubah.
- Beramal dengan isi kitab yang diturunkan kepada kita yaitu Al-Qur’an, rida dan pasrah dengan hukumnya baik kita memahami atau tidak.
4. Iman kepada para rasul adalah mencakup beberapa hal:
- Mengimani bahwasanya mereka adalah utusan Allah yang membawa risalah yang benar. Oleh karenanya, barang siapa mengingkari seorang nabi satu saja maka dia mengingkari seluruh nabi, seperti orang-orang Nasrani yang tidak percaya kepada Nabi Muhammad SAW maka pada hakikatnya mengingkari semua nabi, termasuk Nabi Isa, karena dakwah semua nabi itu satu dan sama yaitu mengajak kepada tauhid.
- Mengimani nama-nama mereka yang diberitahukan oleh Allah, seperti Muhammad, Ibrahim, Musa, Isa, Nuh, dan sebagainya. Adapun yang tidak kita ketahui namanya maka kita mengimaninya secara global saja.
- Iman kepada nama-nama mereka seperti dalam Al Qur’an dan hadits: Jibril, Mika’il, Israfil, Munkar Nakir. Adapun yang tidak disebutkan namanya, kita wajib mengimaninya secara global.
- Iman kepada tugas-tugas malaikat karena para malaikat memiliki tugas masing-masing, seperti Jibril menyampaikan wahyu, Mika’il menurunkan hujan, Israfil meniupkan sangkakala. Adapun malaikat yang tidak diketa hui tugas-tugasnya secara khusus maka kita mengimani nya secara global.
Baca juga: Malaikat Bisa Berubah Wujud dalam Hadis tentang Dialog Nabi Muhammad SAW dengan Jibril
3. Iman kepada kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para rasul-Nya; mencakup beberapa hal:
- Iman bahwa kitab-kitab tersebut benar-benar diturunkan oleh Allah berisi kebenaran dan keadilan sebagai petunjuk bagi umat manusia.
- Iman dengan kitab yang kita ketahui namanya secara khusus seperti Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa as, Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa as, Zabur yang diturunkan kepada Nabi Dawud as. Adapun yang tidak kita ketahui namanya maka kita mengimaninya secara global.
- Membenarkan isi kitab yang ada kepada mereka selama kita tahu kebenarannya dan belum diubah-ubah.
- Beramal dengan isi kitab yang diturunkan kepada kita yaitu Al-Qur’an, rida dan pasrah dengan hukumnya baik kita memahami atau tidak.
4. Iman kepada para rasul adalah mencakup beberapa hal:
- Mengimani bahwasanya mereka adalah utusan Allah yang membawa risalah yang benar. Oleh karenanya, barang siapa mengingkari seorang nabi satu saja maka dia mengingkari seluruh nabi, seperti orang-orang Nasrani yang tidak percaya kepada Nabi Muhammad SAW maka pada hakikatnya mengingkari semua nabi, termasuk Nabi Isa, karena dakwah semua nabi itu satu dan sama yaitu mengajak kepada tauhid.
- Mengimani nama-nama mereka yang diberitahukan oleh Allah, seperti Muhammad, Ibrahim, Musa, Isa, Nuh, dan sebagainya. Adapun yang tidak kita ketahui namanya maka kita mengimaninya secara global saja.
Lihat Juga :