Bacaan Doa Iftitah Pendek dan Panjang Sesuai Sunnah Nabi
Senin, 04 September 2023 - 21:57 WIB
loading...
A
A
A
Artinya: "Ya Allah, jauhkanlah antara aku dengan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau sudah menjauhkan antara timur dengan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari berbagai kesalahanku seperti baju putih yang telah dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, sucikanlah aku dari berbagai kesalahanku dengan salju, air, dan juga air dingin."(HR Al-Bukhari, Muslim)
Doa Iftitah Panjang
Bacaan doa Iftitah yang panjang biasanya diamalkan oleh Mazhab Syafi'i. Berikut bacaannya:
Allahu Akbar Kabira walhamdulillaahi Katsiiraa, wa Subhaanallaahi Bukrataw wa Ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii Fathoros Samaawaati wal Ardho Haniifan Musliman wa maa Anaa Minal Musyrikiina. Innaa shalaatii wa Nusukii wa Mahyaaya wa Mamaatii Lillaahi Rabbil 'Aalamiin. Laa Syariika lahu wa bidzaalika Umirtu wa Ana minal Muslimiin.
Artinya: "Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji hanya bagi Allah dengan pujian yang sangat banyak. Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang. Sungguh aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau tunduk, dan aku tidak termasuk dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.Sungguh sholatku, ibadahku, hidupku matiku hanyalah untuk Allah Tuhan alam Semesta, yang tidak punya sekutu bagi-Nya. Dengan demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri)." (HR Muslim 185)
Wallahu A'lam
Baca Juga: 14 Bacaan Doa Iftitah yang Diriwayatkan dalam Hadis Nabi
Doa Iftitah Panjang
Bacaan doa Iftitah yang panjang biasanya diamalkan oleh Mazhab Syafi'i. Berikut bacaannya:
اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا
اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ
لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ
لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Allahu Akbar Kabira walhamdulillaahi Katsiiraa, wa Subhaanallaahi Bukrataw wa Ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii Fathoros Samaawaati wal Ardho Haniifan Musliman wa maa Anaa Minal Musyrikiina. Innaa shalaatii wa Nusukii wa Mahyaaya wa Mamaatii Lillaahi Rabbil 'Aalamiin. Laa Syariika lahu wa bidzaalika Umirtu wa Ana minal Muslimiin.
Artinya: "Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji hanya bagi Allah dengan pujian yang sangat banyak. Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang. Sungguh aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau tunduk, dan aku tidak termasuk dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.Sungguh sholatku, ibadahku, hidupku matiku hanyalah untuk Allah Tuhan alam Semesta, yang tidak punya sekutu bagi-Nya. Dengan demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri)." (HR Muslim 185)
Wallahu A'lam
Baca Juga: 14 Bacaan Doa Iftitah yang Diriwayatkan dalam Hadis Nabi
(rhs)
Lihat Juga :