Dialog Ahmeed Deedat-Van Heerden: Yesus Tidak seperti Musa, tetapi Muhammad seperti Musa
Selasa, 26 September 2023 - 09:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dialog Ahmed Deedat dengan Van Heerden: Apa yang Dikatakan Injil tentang Muhammad SAW?
"Tetapi ..," kata Dominee menyela.
"Saya lanjutkan dulu," ujar Ahmed Deedat. "Ini semua bukanlah fakta yang sukar, kokoh dan nyata. Hal ini adalah persoalan keyakinan belaka di mana seorang awam dapat tersandung dan jatuh. Marilah kita diskusikan sesuatu yang sangat sederhana, sangat mudah, yang jika orang awam diundang untuk mendengar diskusi tersebut mereka tidak akan kesulitan mengikutinya, bagaimana?" lanjut Ahmed Deedat yang disambut setuju dan senang oleh Dominee Van Heerden.
"Musa mempunyai seorang ayah dan seorang ibu. Muhammad juga mempunyai seorang ayah dan seorang ibu. Tetapi Yesus hanya mempunyai seorang ibu, dan ayahnya bukan seorang manusia. Apakah hal ini benar?" tanya Ahmed Deedat kemudian.
Dominee Van Heerden mengiyakan. "Ya," jawabnya.
Ahmed Deedat melanjutkan: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad seperti Musa!"
Baca juga: Nabi Isa dari Sudut Pandang Yahudi, Kristen dan Islam
Ahmed Deedat mengatakan:
Musa dan Muhammad lahir secara normal dan alamiah, yaitu melalui percampuran fisik antara seorang pria dan wanita, tetapi Yesus diciptakan dengan sebuah keajaiban istimewa. Dalam Kitab Matius 1: 18
"... sebelum mereka (Yusuf dan Maria) hidup sebagai suami istri, ternyata Maria mengandung dari Roh Kudus ..."
Dan, Lukas mengatakan bahwa ketika berita gembira atas kelahiran anak suci tersebut diberitahukan kepada Maria, dia memberi alasan:
"... bagaimana hal itu mungkin terjadi, sedangkan aku belum bersuami? Jawab malaikat itu kepadanya, "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Maha Tinnggi akan me-naungi engkau ..." (Lukas l: 34-35).
Kitab Suci Al-Qur'an menegaskan kelahiran Yesus yang ajaib tersebut dalam istilah yang mulia dan luhur dalam menjawab pertanyaan yang logis dari Maria:
"Tetapi ..," kata Dominee menyela.
"Saya lanjutkan dulu," ujar Ahmed Deedat. "Ini semua bukanlah fakta yang sukar, kokoh dan nyata. Hal ini adalah persoalan keyakinan belaka di mana seorang awam dapat tersandung dan jatuh. Marilah kita diskusikan sesuatu yang sangat sederhana, sangat mudah, yang jika orang awam diundang untuk mendengar diskusi tersebut mereka tidak akan kesulitan mengikutinya, bagaimana?" lanjut Ahmed Deedat yang disambut setuju dan senang oleh Dominee Van Heerden.
"Musa mempunyai seorang ayah dan seorang ibu. Muhammad juga mempunyai seorang ayah dan seorang ibu. Tetapi Yesus hanya mempunyai seorang ibu, dan ayahnya bukan seorang manusia. Apakah hal ini benar?" tanya Ahmed Deedat kemudian.
Dominee Van Heerden mengiyakan. "Ya," jawabnya.
Ahmed Deedat melanjutkan: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad seperti Musa!"
Baca juga: Nabi Isa dari Sudut Pandang Yahudi, Kristen dan Islam
Ahmed Deedat mengatakan:
Musa dan Muhammad lahir secara normal dan alamiah, yaitu melalui percampuran fisik antara seorang pria dan wanita, tetapi Yesus diciptakan dengan sebuah keajaiban istimewa. Dalam Kitab Matius 1: 18
"... sebelum mereka (Yusuf dan Maria) hidup sebagai suami istri, ternyata Maria mengandung dari Roh Kudus ..."
Dan, Lukas mengatakan bahwa ketika berita gembira atas kelahiran anak suci tersebut diberitahukan kepada Maria, dia memberi alasan:
"... bagaimana hal itu mungkin terjadi, sedangkan aku belum bersuami? Jawab malaikat itu kepadanya, "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Maha Tinnggi akan me-naungi engkau ..." (Lukas l: 34-35).
Kitab Suci Al-Qur'an menegaskan kelahiran Yesus yang ajaib tersebut dalam istilah yang mulia dan luhur dalam menjawab pertanyaan yang logis dari Maria:
Lihat Juga :