Perayaan Maulid Nabi Ajang Silaturahmi dan Inklusivitas

Kamis, 28 September 2023 - 13:54 WIB
loading...
Perayaan Maulid Nabi...
Perayaan Maulid Nabi merupakan hari besar yang dinantikan bagi banyak umat Islam sebagai ajang silaturahmi dan menyampaikan kembali kisah Nabi Muhammad dan suri tauladannya. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perayaan Maulid Nabi merupakan hari besar yang dinantikan bagi banyak umat Islam. Peringatan biasanya digelar berbagai acara dan tradisi di masjid-masjid dan beberapa rumah sebagai ajang silaturahmi dan menyampaikan kembali kisah Nabi Muhammad dan suri tauladannya.

Nilai utama dari perayaan Maulid Nabi adalah mempererat silaturahmi antara satu dengan yang lain, terutama bagi saudara sesama muslim.

Baca juga: Doa dan Dzikir Malam Maulid Nabi

“Penting bagi kita supaya memahami makna dan urgensi silaturahmi itu sendiri. Kalau silaturahmi antara kita sudah tidak ada, maka itu akan menimbulkan hal-hal yang negatif seperti individualisme. Kita jadi tidak mau lagi mengetahui apa yang dialami oleh teman kita, saudara kita, ataupun tetangga kita,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Darud Dakwah wal Irsyad (PB DDI), Muh. Suaib Tahir, Kamis (28/9/2023).



Dia menjelaskan, jika rasa silaturahmi ini kuat dalam diri seseorang, maka itu bukan saja berdampak baik pada orang itu sendiri, tapi juga kepada orang lain di sekitarnya, termasuk mereka yang tidak seiman.

“Misalnya saya suka bersilaturahmi ke teman-teman. Tentu rasa sayang atau hormat saya itu juga lahir bukan saja kepada orang yang seiman, tapi juga pada sesama umat manusia. Dengan kita memperingati maulid Nabi Muhammad, kita diingatkan bahwa salah satu hal yang paling penting adalah mempererat silaturahmi antara kita dengan manusia lainnya,” papar Suaib.

Dosen Pascasarjana PTIQ Jakarta ini mengulas tentang beberapa kalangan yang menganggap bahwa perayaan Maulid itu adalah bid’ah bahkan sesat. Argumen dari kalangan yang berpikir demikian biasanya bersumber dari riwayat yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad semasa hidupnya tidak pernah melakukan perayaan Maulid.

Baca juga: Keutamaan Maulid Nabi Muhammad yang Jarang Diketahui Orang

Suaib menjelaskan bahwa sesuatu yang baik itu bisa dilakukan walaupun tidak dicontohkan secara spesifik dalam agama.

“Salah satu contohnya adalah ketika kita mencium tangan orang tua, apakah itu sesuatu yang baik atau tidak? Kita kan hanya diperintahkan untuk berbuat baik kepada kedua orang tua, tapi kita tidak diperintahkan untuk duduk bersimpuh di depan mereka dan mencium tangannya, bahkan ada yang sampai mencium kaki orang tuanya,” tambahnya.

Menurutnya, perbuatan itu adalah hal yang baik, dan disepakati oleh semua orang. Begitu juga halnya dengan perayaan Maulid Nabi, bahwa itu merupakan sebuah penghormatan besar kepada Rasulullah SAW.

Dengan merayakannya, artinya kita menghormati, gembira, senang, bahkan berbahagia karena tiba waktu hari kelahiran Nabi Muhammad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Apakah Tradisi Halal...
Apakah Tradisi Halal Bilhalal Sudah Ada di Zaman Nabi Muhammad SAW?
Silaturahmi Idulfitri,...
Silaturahmi Idulfitri, Amalan Pembuka Pintu Rezeki
Inilah Pahala Memuliakan...
Inilah Pahala Memuliakan Tamu, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Menjamu Tamu Dapat Membuka...
Menjamu Tamu Dapat Membuka Pintu Rezeki dan Keberkahan, Begini Penjelasannya
Kisah Pendosa yang Gemar...
Kisah Pendosa yang Gemar Rayakan Maulid Nabi di Bulan Rabiul Awwal
Wamenag Apresiasi Kemayoran...
Wamenag Apresiasi Kemayoran Berselawat sebagai Agenda Nasional Perayaan Maulid Nabi
Rekomendasi
Panglima Perang Legendaris...
Panglima Perang Legendaris Dunia, Pangeran Diponegoro Salah Satunya
Danau Kematian di Bawah...
Danau Kematian di Bawah Laut Teluk Meksiko Ditemukan
Ilmuwan Jepang Kembangkan...
Ilmuwan Jepang Kembangkan Kapal Pesiar untuk Hasilkan Energi Bersih dari Topan
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved