Jejak Kekejaman Israel: Upaya Menggenjot Pertumbuhan Jumlah Kaum Yahudi

Rabu, 11 Oktober 2023 - 09:00 WIB
loading...
A A A
Rencana pembagian menetapkan bahwa di negara Yahudi orang Yahudi harus menjadi mayoritas: 498.000 orang Yahudi dan 435.000 orang Palestina. Kala itu, Negara Palestina yang diusulkan akan mempunyai 725.000 penduduk Arab dan 10.000 penduduk Yahudi.

Dengan angka mayoritas yang begitu tipis, orang-orang Yahudi tidak bisa yakin bahwa mereka dapat terus menjadi mayoritas di negeri mereka sendiri. Karena itu memburu orang-orang Palestina agar lari dari tanah mereka dan menjadikan mereka pengungsi merupakan pemecahan praktis di mata banyak tokoh Zionis.

Sebagaimana dikemukakan dalam suatu memorandum resmi untuk Ben-Gurion pada pertengahan 1948: "Pengusiran orang-orang Arab itu hendaknya dianggap sebagai pemecahan bagi masalah orang Arab di negara Israel."

Ben-Gurion sadar benar akan kenyataan itu dan bertitah: "Kita tidak boleh membiarkan orang-orang Arab kembali ke tempat-tempat yang mereka tinggalkan."

Kebijaksanaan Israel dengan segera mengeras menjadi pendirian resmi bahwa para pengungsi Palestina harus dilarang untuk kembali --dan hampir tak seorang pun yang berhasil menempati kembali rumah-rumah mereka.

Menjelang akhir Mei 1948 suatu "komite pemindahan" tak resmi lahir dengan tujuan khusus mencegah kembalinya para pengungsi Arab dengan jalan menempatkan orang-orang Yahudi di rumah-rumah yang ditinggalkan dan menghancurkan desa-desa Palestina.

Baca juga: Zionis Internasional di Era Ottoman: Harta Melimpah, Seni Kerja Terorganisir

Pada 1 Juni perintah-perintah langsung dikeluarkan pada unit-unit militer Israel untuk secara paksa mencegah kembalinya para pengungsi.

Akibat pengusiran orang-orang Palestina, hanya tinggal 170.000 orang di antara mereka yang berada di tanah yang dikuasai oleh Israel pada akhir pertempuran pada 1949.

Para pria, wanita, dan anak-anak ini rnenjadi warga negara Israel dan merupakan 15 persen dari jumlah penduduk, suatu minoritas yang jauh lebih bisa diterima dibanding 40 persen atau lebih yang akan mereka wakili seandainya tidak terjadi pengungsian besar-besaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Bintang Berukuran 10.000...
Bintang Berukuran 10.000 Kali Lebih Besar dari Matahari Terdeteksi
Benua Mikro Baru Ditemukan...
Benua Mikro Baru Ditemukan Antara Greenland dan Kanada
Deretan Objek Wisata...
Deretan Objek Wisata Sejarah di Inggris, Ada Bangunan yang Usianya Ribuan Tahun
Artikel Terkini
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Salat Mengarah Kiblat...
Salat Mengarah Kiblat Perintah Langsung dalam Al-Qur'an, Ini Ayat-ayatnya!
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
Mengapa Kakbah Menjadi...
Mengapa Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam? Ini Makna Filosofisnya
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved