Kisah Nabi Musa Pimpin 571.656 Orang Pasukan Bani Israil Bebaskan Baitul Maqdis

Kamis, 12 Oktober 2023 - 15:18 WIB
loading...
A A A
12. Kabilah Zabwalun. Jumlah pasukan mereka sebanyak 57.400 personel di bawah pimpinan Albab bin Hailun.

Menurut Ibnu Katsir, di antara mereka tidak tertulis Bani Lawi. Pasalnya, Allah SWT telah memerintahkan Musa as agar tidak menjadikan Bani Lawi termasuk di antara kelompok-kelompok tersebut karena mereka telah diberi tugas membawa Tibit asy Syahadah dan menabuh genderang ketika melakukan perjalanan atau berangkat berperang.

Mereka adalah keturunan Musa dan Harun yang berjumlah 22.000 orang, terhitung mulai dari bayi yang berusia satu bulan ke atas. Mereka inilah yang bertugas untuk menjaga dan memelihara Kubah Zaman. Mereka berada di sekitar Kubah Zaman dan selalu menjaganya dari segala sisi.

Baca juga: Nabi Joshua, Pengganti Nabi Musa yang Merebut Baitul Maqdis

Jumlah semua pasukan Bani Israil, tidak termasuk Bani Lawi, adalah 571.656 orang. Akan tetapi, mereka mengatakan bahwa jumlah Bani Israil yang telah berusia dua puluh tahun ke atas yang diberi wewenang untuk mengangkat senjata adalah sebanyak 603.555 orang, tidak termasuk Bani Lawi.

Ibnu Katsir mengatakan, pendapat ini masih diperdebatkan kebenarannya. "Meskipun jumlah pasukan mereka itu dapat kita temukan di dalam Kitab mereka, tetapi tidak relevan dengan jumlah yang mereka sebutkan itu. Wallahu a'lam," tulis Ibnu Katsir.

Bani Lawi yang bertugas menjaga Kubah Zaman, mereka berjalan di tengah-tengah Bani Israil. Mereka berada di posisi pusat, jantung seluruh pasukan. Bani Raubil menempati kepala sebelah kanan, sedangkan Bani Dan menempati kepala sebelah kiri. Sementara itu, Bani Naftali menempati posisi belakang.

Nabi Musa telah menetapkan suatu keputusan berdasarkan perintah Allah SWT kepada beliau—tentang jabatan pendeta yang dikuasai oleh Bani Harun sebagaimana jabatan penting itu pernah dipegang oleh orang tua mereka. Mereka adalah Nadib dan ia adalah orang yang pertama kali memegang jabatan tersebut.

Baca juga: Kedurhakaan Bani Israil Membunuh Nabi Yesaya Dipotong dengan Gergaji

Setelah itu Abihu, Azar, dan Yutsmar. Dengan demikian, tidak ada lagi seorang pun yang tersisa dari kalangan Bani Israil yang enggan memasuki kota kaum Jabbar. Mereka yang enggan itu adalah orang-orang yang berkata, “...Oleh karena itu, pergilah engkau bersama Tuhanmu dan berperanglah kalian berdua. Sesungguhnya, kami tetap duduk di sini menanti saja.” ( QS Al-Ma'idah : 24)

Demikian menurut pendapat ats-Tsauri, dari Abu Sa'id, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas. Qatadah dan Ikrimah juga mengatakan dengan pendapat yang sama. Sementara itu, as-Saddi meriwayatkannya dari Ibnu Abbas, Ibnu Mas'ud, dan beberapa orang sahabat hingga ulama salaf dan khalaf lainnya mengatakan bahwa Musa dan Harun telah wafat sebelumnya di Padang Tiih.

Baca juga: Kisah Bani Israil Menuduh Nabi Musa Membunuh Nabi Harun
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Kisah Bani Israil dalam...
Kisah Bani Israil dalam Al Quran, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Kisah-kisah dalam Al...
Kisah-kisah dalam Al Quran : Penyaliban Nabi Isa Alaihisallam dan Kekufuran Bani Israil
Berapa Lama Seluruh...
Berapa Lama Seluruh Ayat Al Quran Diturunkan? Ini Fakta di Balik 22 Tahun Perjalanannya!
Rekomendasi
Fenomena Alam Tandai...
Fenomena Alam Tandai 2 Peristiwa Penting di Kerajaan Majapahit
Objek Misterius Menerangi...
Objek Misterius Menerangi Langit Malam di Jepang Bagian Barat
Tiga Lempeng Tektonik...
Tiga Lempeng Tektonik Aktif Pemicu Gempa Bumi di Indonesia
Artikel Terkini
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved