Konsep Ketuhanan Yahudi: Yahweh sebagai Tuhan Yang Esa

Rabu, 18 Oktober 2023 - 10:20 WIB
loading...
Konsep Ketuhanan Yahudi:...
Dalam syahadat (persaksian) dari ketaatan terhadap Yahweh diucapkan dalam do‘a Shema. Ilustrasi: igoogledisrael
A A A
Tuhan dalam konsep Yahudi dipanggil dengan sebutan Yahweh "Tuhan para bapak kita", yang membedakan tuhan-tuhan lain dari El, yaitu Tuhan Maha Tinggi dari Kanaan yang disembah oleh para bapak-bapak nenek moyang mereka (patriarchs) yaitu Abraham , Isaac, Jacob , dan dua belas anak Jacob.

Karen Armstrong dalam bukunya berjudul "A History of God: The 4,000 – Year Quest of Judaism, Christianity and Islam" (Ballantine Books, 1993) menyebut nama Yahweh disusun dari empat huruf (tetragrammaton) nama Tuhan yang dibentuk dari huruf Ibrani: YHVH: yod, hey, vav, dan hey.

Dia (Yahweh), kata Karen Armstrong, mungkin saja tuhan umat yang lainnya sebelum ia menjadi Tuhan Israel . Pada masa Musa , Yahweh menuntut secara berulang dan beberapa lama bahwa ia adalah Tuhan dari Abraham, yang disebut El Shaddai.

Dari sisi historis, pembentukan gagasan Tuhan bangsa Yahudi dilakukan setelah masa pembebasan bangsa Yahudi dari perbudakan bangsa Mesir oleh Musa ke tanah Kanaan, "tanah yang dijanjikan" Yahweh.

Baca juga: Mengapa Hitler Sangat Membenci Yahudi?

Di Kanaan ini, mereka membentuk apa yang kita sebut sebagai sebuah konfederasi umat yang tertindas (confederation of the operessed) disekitar tuhan 'El' (bentuk jamaknya Elohim), pemimpin tuhan (pantheon) Semitik.

Federasi Kanaan ini dikenal dengan sebagai Isra-El, yang berarti “El bentukan”. Ia menjadi suatu liga yang mengeksploitasi gerakan massa melawan sembahan-Baal para pengeksploitir.

'Israel' buatan Kanaan ini tidak menjadi kelompok atau suku yang homogen secara etnik, yang tidak membiarkan keanekaragaman etnisitasnya untuk menjadi sumber pembagian etnik karena fokusnya bukan etnisitas, tetapi perjanjian bersama kelas tertindas (common plight of the oppressed class) yang melampaui identitas-identitas kelompok.

Ini telah menjadi pertama dari dua elemen yang menyumbangkan kepada pembentukan shalom (perdamaian) dalam suatu tanah yang berlangsung konflik.

Faktor lain dari teologi eksplosif (wacana Tuhan) di mana umat Musa mengumpulkan frustasi-frustasi dari ketertindasan ke dalam suatu “faith-inspired struggle from freedom”.

Teologi pembebasan ini memproklamasikan Yahweh sebagai Tuhan Yang Esa, di mana Ia saja yang dipercaya untuk dilibatkan dalam perjuangan pembebasan kaum tertindas. Ini diyakini di mana Yahweh sajalah yang membebaskan budak-budak dari perbudakan (Keluaran, 20:2).

Baca juga: Puasa Asyura: Benarkah Diadaptasi dari Praktik Yahudi?

Yahweh yang demikian, menurut Aloysius Pieris sebagaimana dikutip Samsuri dalam karya tulisnya berjudul "Yahudi dalam Zionisme dan Israel", menjadi lebih dari sebuah religious totem, karena ia membuat tuntunan moral yang mewajibkan orang beriman untuk mengorganisasikan kehidupan sosio-ekonomi mereka bersama-sama dengan kebenaran dan keadilan Yahweh.

Yahweh menjadi simbol kesatuan ketuhanan dari model "tribal sosialism" berbagai kelompok yang menduduki tanah Kanaan dan melembagakan sebuah tatanan sosial yang cocok dengan ketaatan monoteistik mereka terhadap Yahweh, "Tuhan Penyayang, Kesetiaan, Kebenaran dan Keadilan" (hesed, emet, misphat, sedeqa).

Dalam syahadat (persaksian) dari ketaatan terhadap Yahweh diucapkan dalam do‘a Shema, yaitu "Shema Yisrael Adonai Elouhenu Adonai Ekhod" (Dengarlah, Israel! Tuhan Allah kita adalah Tuhan yang Esa).

Baca juga: Perbedaan Yahudi Ortodoks dan Sabbatianisme di Israel
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
3 Janji Allah SWT dalam...
3 Janji Allah SWT dalam Al Quran untuk Bani Israel, 2 Sudah Terbukti
Mengapa Al Quran Banyak...
Mengapa Al Quran Banyak Mencantumkan tentang Kisah-kisah?
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Nabi Musa Paling Banyak Dikisahkan dalam Al Qur'an
Rekomendasi
Objek Misterius Antarbintang...
Objek Misterius Antarbintang Tertangkap Kamera Melintasi Tata Surya
Kapsul Waktu Berusia...
Kapsul Waktu Berusia 116 Tahun Ditemukan
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved