Konsep Eretz Yisrael Partai Likud, Klaim Seluruh Tanah dari Sungai Nil hingga Eufrat

Rabu, 18 Oktober 2023 - 12:30 WIB
loading...
Konsep Eretz Yisrael...
Menachem Begin. Foto/Illustrasi: snl
A A A
Mantan anggota Kongres AS , Paul Findley (1921 – 2019) menyatakan tampilnya pemerintahan Likud (Kesatuan) di bawah Menachem Begin pada 1977 merupakan suatu gempa bumi dalam politik dan kebijaksanaan Israel .

Kemenangan Begin menyingkirkan Partai Buruh sosialis Ben-Gurion, yang telah memerintah Israel sejak kelahirannya pada 1948 dan menggantikannya dengan Zionisme Revisionis . Itu merupakan kemenangan nasionalisme mesianis atas arus utama Zionisme pragmatis dan sekular.

"Likud berjaya dari 1977 hingga 1992, kecuali selama periode 1984-1988, ketika ia berbagi kekuasaan dengan partai Buruh," tulis Paul Findley, dalam bukunya berjudul "Deliberate Deceptions: Facing the Facts about the U.S. - Israeli Relationship" yang diterjemahkan Rahmani Astuti menjadi "Diplomasi Munafik ala Yahudi - Mengungkap Fakta Hubungan AS-Israel" (Mizan, 1995).

Baca juga: Bahaya, Partai Likud Dukung Penuh Serangan ke Iran jika Tak Tercapai Kesepakatan Nuklir

Manifesto Partai Likud berbunyi: "Hak rakyat Yahudi atas Eretz Yisrael adalah abadi dan tidak terbantah."

Menurut Paul Findley manifesto itu sebagai omong kosong. Faktanya, perpecahan sengit telah terjadi selama beberapa dasawarsa antara kedua faksi sekular dan Zionisme mesianik dengan dua pemimpin mereka David Ben-Gurion dan Menachem Begin.

"Ben Gurion biasa menyebut kaum Revisionis sebagai kelompok Nazi dan membandingkan Begin dengan Hitler. Begin dan para pengikutnya menyebut Ben-Gurion seorang pengkhianat Yahudi," ujar Paul Findley.

Para pejabat Partai Buruh menjalankan Zionisme yang manusiawi dan mau berkompromi --sekalipun mereka tidak selalu mempraktikkannya-- dan menerima gagasan tentang pembagian Palestina pada 1947 serta rumusan pertukaran tanah untuk perdamaian sebagaimana yang termuat dalam Resolusi PBB 242, namun para pejabat Likud tidak mau melakukan kepura-puraan semacam itu.

Menurut Paul Findley, prinsip utama dan yang menjadi penuntun dari kepercayaan mereka adalah klaim Yahudi atas Eretz Yisrael.

Paul Findley menjelaskan dalam bahasa Ibrani, Eretz Yisrael berarti "Tanah Israel," suatu frasa yang kental dengan perasaan nasionalis dan mesianik yang sangat kuat dan mengisyaratkan kekuasaan Yahudi atas seluruh Palestina serta Yordania. "Bagi kaum Revisionis, klaim Yahudi mencakup seluruh tanah antara sungai Nil hingga sungai Eufrat," kata Paul Findley.

Baca juga: Ribuan Rakyat Lebanon Terbunuh, Begin kepada Reagen: Yahudi Hanya Berlutut kepada Tuhan

Konsep Eretz Yisrael, Israel yang lebih besar, menjadi keyakinan yang paling teguh dipegang oleh dua perdana menteri Likud yang pertama, Menachem Begin dan Yitzhak Shamir, dan merupakan inti dari filosofi Likud.

Kedua orang itu adalah penduduk asli Polandia yang menjadi pemimpin kedua kelompok teroris Yahudi terbesar di Palestina sebelum 1948. Keduanya adalah murid dari ajaran darah-dan-kehormatan Zionis Revisionis Vladimir Jabotinsky, dan keduanya mengabdikan hidup mereka untuk menegakkan kekuasaan Yahudi atas seluruh Palestina.

Keduanya menolak Rencana Pembagian PBB 1947 karena rencana itu tidak memberikan pada bangsa Yahudi seluruh tanah Palestina.

Sebagaimana dikatakan Begin pada 1947: "Tanah air kita tidak dapat dibagi-bagi. Setiap usaha untuk memotong-motongnya bukan hanya kriminal melainkan tidak sah. Orang yang tidak mengakui hak kita atas seluruh tanah air ini berarti tidak mengakui hak kita atas bagian mana pun darinya."

Dia menambahkan: "Kita tidak akan pernah menyetujui pembagian tanah air kita." Organisasi teroris Begin, Irgun, menggunakan lencana dan slogan "Kedua sisi Yordan," yang mengacu pada klaim-klaim Yahudi atas seluruh Palestina dan Yordania. Begin tidak pernah melepaskan ambisi itu.

Baca juga: 6 Omong Kosong Israel untuk Dirikan Negara Yahudi
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Apakah Israel akan Hancur?...
Apakah Israel akan Hancur? Ini Nubuat Surat Al-Isra Ayat 7
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Rekomendasi
Fenomena Langit Misterius:...
Fenomena Langit Misterius: Garis-garis Api Menggemparkan India
Jepang Merevisi Probabilitas...
Jepang Merevisi Probabilitas Gempa Besar di Palung Nankai
Fenomena Letusan Kimberlit...
Fenomena Letusan Kimberlit Akan Muntahkan Butiran Berlian
Artikel Terkini
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved